UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Selama tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 tingkat kepatuhan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam penyelenggaraan pelayanan publik selalu mengalami peningkatan dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Pada tahun 2021 nilai kepatuhan Kabupaten Bojonegoro sebesar 62,80 (zona kuning), pada tahun 2022 nilai kepatuhan Kabupaten Bojonegoro sebesar 71,21 (zona kuning) terjadi kenaikan nilai yang cukup kecil yaitu sebesar 8,41 sehingga masih berada pada zona kuning. Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2023 memperoleh nilai tingkat kepatuhan sebesar 86,80 (zona hijau) terjadi kenaikan nilai sebesar 15,59 dari tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan standar pelayanan publik dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen laporan sekretariat daerah dan laporan ombudsman, analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan standar pelayanan publik yang tinggi tidak berbanding lurus dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, tingkat kepuasan masyarakat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro masih berada pada kategori sedang dan baik dengan nilai rata-rata kepuasan masyarakat tahun 2021 (95,50), 2022 (85,08), 2023 (87,82) masih belum berada pada kategori sangat baik.

Tingkat kepatuhan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terhadap standar pelayanan publik menunjukkan peningkatan dari tahun 2021 hingga 2023, meskipun peningkatan tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan kepuasan masyarakat.Meskipun telah mencapai zona hijau pada tahun 2023, tingkat kepuasan masyarakat masih berada pada kategori sedang dan baik, menunjukkan adanya kesenjangan antara pemenuhan standar dan persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan.Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi dan pendekatan yang lebih berpusat pada kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesenjangan antara tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan publik dan tingkat kepuasan masyarakat, seperti persepsi masyarakat terhadap responsivitas, akuntabilitas, dan transparansi pelayanan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas berbagai inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap peningkatan kepuasan masyarakat dan efisiensi birokrasi. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan praktik pelayanan publik di Kabupaten Bojonegoro dengan daerah lain yang berhasil meningkatkan kepuasan masyarakat, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi dan disesuaikan dengan konteks lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan terukur bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata pemerintahan yang baik.

  1. Public Service Motivation Measurement: A Test of Perry's Scale in Indonesia | Budiyanti | JKAP (Jurnal... doi.org/10.22146/jkap.39653Public Service Motivation Measurement A Test of Perrys Scale in Indonesia Budiyanti JKAP Jurnal doi 10 22146 jkap 39653
  2. Towards a Managerial Public Service Bargain: The Estonian.... towards managerial public service bargain... doi.org/10.2478/nispa-2018-0006Towards a Managerial Public Service Bargain The Estonian towards managerial public service bargain doi 10 2478 nispa 2018 0006
Read online
File size310.22 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test