WDHWDH
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing ResearchNURSING ANALYSIS: Journal of Nursing ResearchHipertensi dapat mengganggu kehidupan penderita, termasuk dalam melakukan aktivitas fisik yang menyebabkan kesulitan. Penderita hipertensi juga membutuhkan dukungan sosial untuk meningkatkan kualitas hidup. Kasus hipertensi terus meningkat setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita hipertensi di wilayah Klinik Pratama Marlina Ciputat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 96 responden. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki nilai p-value 0,020 dan dukungan sosial memiliki nilai p-value 0,049, yang menandakan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita hipertensi di wilayah tersebut.
Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup penderita hipertensi di Wilayah Klinik Pratama Marlina Ciputat dengan nilai p-value 0,020.Terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita hipertensi di wilayah tersebut dengan nilai p-value 0,049.Kedua faktor tersebut secara statistik berpengaruh terhadap kualitas hidup penderita hipertensi.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana jenis aktivitas fisik tertentu, seperti senam hipertensi atau jalan kaki rutin, memengaruhi kualitas hidup penderita hipertensi dalam jangka panjang melalui pendekatan longitudinal. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengaruh bentuk dukungan sosial yang berbeda, seperti dukungan keluarga, teman, atau komunitas kesehatan, terhadap kepatuhan pengobatan dan perubahan gaya hidup penderita hipertensi. Ketiga, diperlukan studi yang menguji efektivitas program intervensi terpadu yang menggabungkan aktivitas fisik terstruktur dan penguatan jaringan sosial dalam satu pendekatan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi secara holistik. Penelitian lanjutan ini dapat mengungkap strategi yang lebih spesifik dan berkelanjutan dalam pengelolaan hipertensi berbasis masyarakat. Dengan memahami kombinasi faktor ini, tenaga kesehatan dapat merancang program yang lebih tepat sasaran. Pendekatan yang menyatukan aspek fisik dan sosial akan memberikan dampak lebih besar dibandingkan intervensi tunggal. Fokus pada konteks lokal seperti di wilayah Ciputat juga penting untuk memastikan relevansi dan penerimaan program. Hasil penelitian semacam ini dapat menjadi dasar kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih efektif. Selain itu, pendekatan kualitatif dapat dilibatkan untuk memahami pengalaman dan hambatan pasien secara mendalam. Hal ini akan melengkapi temuan kuantitatif sebelumnya dan memperkaya pemahaman tentang dinamika kualitas hidup penderita hipertensi.
| File size | 155.56 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Metode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif cross‑sectional dengan 112 responden wanita berusia 18–59 tahun yang dipilih melaluiMetode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif cross‑sectional dengan 112 responden wanita berusia 18–59 tahun yang dipilih melalui
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Hipertensi tersembunyi di tempat kerja merupakan ancaman kesehatan serius pada populasi usia produktif yang kerap tidak terdeteksi melalui skrining konvensional.Hipertensi tersembunyi di tempat kerja merupakan ancaman kesehatan serius pada populasi usia produktif yang kerap tidak terdeteksi melalui skrining konvensional.
UNYUNY Sebanyak 40 siswa (20 laki‑laki dan 20 perempuan) secara acak ditempatkan pada kelompok eksperimen atau kontrol. Kedua kelompok mengikuti program intervensiSebanyak 40 siswa (20 laki‑laki dan 20 perempuan) secara acak ditempatkan pada kelompok eksperimen atau kontrol. Kedua kelompok mengikuti program intervensi
UNDIPUNDIP Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku gaya hidup yang mempromosikan kesehatan pada mahasiswa keperawatan serta korelasinya denganTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku gaya hidup yang mempromosikan kesehatan pada mahasiswa keperawatan serta korelasinya dengan
APTKLHIAPTKLHI Penelitian lanjutan dapat menguji apakah modifikasi durasi atau intensitas aktivitas fisik dalam terapi hutan—seperti memperpendek peregangan atau menggantiPenelitian lanjutan dapat menguji apakah modifikasi durasi atau intensitas aktivitas fisik dalam terapi hutan—seperti memperpendek peregangan atau mengganti
UNDIPUNDIP Latar belakang: Prediabetes adalah kondisi yang dapat dikontrol dan dikelola untuk mencegah terjadinya diabetes tipe 2 (T2DM). Kondisi ini dapat terjadiLatar belakang: Prediabetes adalah kondisi yang dapat dikontrol dan dikelola untuk mencegah terjadinya diabetes tipe 2 (T2DM). Kondisi ini dapat terjadi
TRISAKTITRISAKTI Namun, ketidaksesuaian tercatat antara analisis dan Rencana Tata Ruang Kota Medan (RTRW) untuk 2022-2042.meskipun RTRW menunjuk Pekan Labuhan sebagai pusatNamun, ketidaksesuaian tercatat antara analisis dan Rencana Tata Ruang Kota Medan (RTRW) untuk 2022-2042.meskipun RTRW menunjuk Pekan Labuhan sebagai pusat
UMKLAUMKLA Pola aktivitas dan pola makan merupakan sebagian dari banyak faktor yang berpengaruh terhadap kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiPola aktivitas dan pola makan merupakan sebagian dari banyak faktor yang berpengaruh terhadap kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
Useful /
USBIUSBI Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas teknik PBBL (Pendapatan, Bahan Baku, Biaya Lain, dan Laba/Rugi) sebagai modelPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas teknik PBBL (Pendapatan, Bahan Baku, Biaya Lain, dan Laba/Rugi) sebagai model
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan total sampling terhadap 34 pasien kanker payudara di RSUD Bahteramas Kendari padaMetode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan total sampling terhadap 34 pasien kanker payudara di RSUD Bahteramas Kendari pada
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Secara klinis, kategori emosional tinggi (6,7%) tereliminasi 0% pasca-intervensi, mengindikasikan perbaikan kemampuan regulasi diri. Edukasi manajemenSecara klinis, kategori emosional tinggi (6,7%) tereliminasi 0% pasca-intervensi, mengindikasikan perbaikan kemampuan regulasi diri. Edukasi manajemen
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Tiga kelas dijadikan sampel: kelas pertama menggunakan laboratorium tradisional, kelas kedua hanya memakai laboratorium virtual, dan kelas ketiga menggabungkanTiga kelas dijadikan sampel: kelas pertama menggunakan laboratorium tradisional, kelas kedua hanya memakai laboratorium virtual, dan kelas ketiga menggabungkan