PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING

Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk ketahanan keluarga. Komunitas wanita, terutama anggota Aisyiyah di Kecamatan Jaten, berpotensi memimpin upaya ketahanan keluarga dalam menghadapi perubahan iklim. Dampak perubahan iklim, seperti kenaikan suhu ekstrem dan cuaca yang tidak stabil, memengaruhi sektor pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama. Wanita, yang bertanggung jawab atas produksi pangan rumah tangga, menghadapi beban tambahan akibat kekurangan pangan dan air. Untuk itu, program pemberdayaan masyarakat diperlukan, yang berfokus pada edukasi tentang perubahan iklim, adaptasi, dan mitigasi, serta pelatihan kegiatan ekonomi berbasis lingkungan. Kegiatan ini meliputi pembuatan kompos, pupuk cair, dan handicraft dari limbah bernilai ekonomi. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman anggota komunitas tentang dampak perubahan iklim, keterampilan mitigasi, dan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan limbah rumah tangga. Program seperti komposter, pupuk organik cair, dan aksesori dari limbah organik, yang mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan edukasi dan motivasi untuk mengolah limbah secara langsung.

Komunitas Aisyiyah di Kecamatan Jaten menyadari pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga dan berkomitmen memprosesnya di rumah masing‑masing, sehingga dapat mengurangi pembuangan ke TPA dan menurunkan emisi yang mempercepat perubahan iklim.Teknologi pengolahan sampah organik yang dapat dipraktikkan meliputi komposter, pupuk organik cair, dan pembuatan aksesoris bros.Kegiatan tersebut mendapat respon sangat positif, peserta merasa teredukasi dan berkeinginan mempraktikkan secara langsung pengolahan sampah organik sederhana yang diajarkan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program pemberdayaan terhadap ketahanan keluarga, dengan mengukur perubahan indikator ekonomi, kesehatan, dan adaptasi iklim selama beberapa tahun setelah intervensi. Selain itu, studi komparatif antara Kecamatan Jaten dan daerah lain dapat menguji skalabilitas model pemberdayaan ini, mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam konteks sosial‑budaya yang berbeda, serta menilai apakah pendekatan serupa dapat berhasil di wilayah dengan karakteristik agraris serupa. Terakhir, penelitian terfokus pada efektivitas masing‑masing teknologi—komposter rumah tangga, pupuk organik cair, dan produksi aksesoris bros—dapat mengkuantifikasi kontribusi masing‑masing terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga, pengurangan limbah, dan perubahan perilaku lingkungan, sehingga memberikan bukti empiris bagi kebijakan publik yang lebih terarah.

  1. #sampah rumah tangga#sampah rumah tangga
  2. #limbah rumah tangga#limbah rumah tangga
Read online
File size551.23 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1yo
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test