UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI

Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan KemasyarakatanJurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan

Artikel ini mengkaji Al-Quran Mini Turki Istanbul milik Mbah Hasan Pati, sebuah muṣḥaf cetak kuno yang beredar di Nusantara, melalui pendekatan kodikologi. Selama ini, kajian kodikologi lebih banyak berfokus pada manuskrip Al-Quran tulis tangan, sementara muṣḥaf cetak kuno yang dimiliki kolektor atau masyarakat masih relatif kurang mendapat perhatian, padahal memiliki nilai historis yang penting. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi asal-usul muṣḥaf, mendeskripsikan karakteristik material dan tipografinya, serta menganalisis signifikansi historis dan religiusnya dalam transmisi Al-Quran cetak di kawasan Melayu-Nusantara. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis melalui analisis kodikologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muṣḥaf tersebut merupakan Al-Quran cetak Turki Istanbul yang autentik dengan karakteristik khas muṣḥaf mini era Utsmani. Keberadaannya di Indonesia mencerminkan sirkulasi lintas kawasan Al-Quran cetak Utsmani sekaligus menunjukkan nilai historis, kultural, dan religius yang terus dipertahankan oleh masyarakat Muslim. Meskipun bukan manuskrip tulis tangan, muṣḥaf ini merupakan objek penting dalam kajian kodikologi karena memperluas ruang lingkup studi Al-Quran dari manuskrip menuju muṣḥaf cetak awal. Oleh karena itu, pelestarian muṣḥaf cetak kuno menjadi bagian penting dari warisan dokumenter Al-Quran di Nusantara.

Al-Quran Mini Turki Istanbul milik Mbah Hasan Pati merupakan salah satu artefak sejarah Nusantara yang memiliki nilai sosial dan religius tinggi.Berdasarkan analisis kodikologi, Quran ini menunjukkan ciri khas Al-Quran cetak Turki Istanbul, termasuk ukuran kecil, kotak logam, tinta emas, dan kondisi kerusakan yang menggambarkan usianya.Keberadaannya berperan penting dalam warisan naskah Al-Quran di Nusantara, sebagai representasi perkembangan transmisi Al-Quran menuju era cetak modern, bukti penyebaran Islam di Nusantara, objek studi akademis tentang muṣḥaf cetak kuno, dan manifestasi kesadaran masyarakat akan pelestarian artefak sejarah.Selain itu, keindahan Quran ini mencerminkan nilai historisnya yang tinggi.Dengan demikian, Al-Quran Mini Turki Istanbul milik Mbah Hasan Pati memberikan kontribusi penting dalam studi kodikologi dan merupakan bagian dari warisan Islam Nusantara.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penyebaran cetakan Al-Quran Utsmani terhadap praktik keagamaan lokal di Nusantara, studi tentang peran komunitas dalam pelestarian artefak sejarah seperti muṣḥaf cetak kuno, serta analisis pengaruh budaya material terhadap transmisi Al-Quran di kawasan Nusantara. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi hubungan antara teknologi cetak dan dinamika transmisi Al-Quran di masa kolonial hingga era modern, serta mengkaji kebijakan pelestarian artefak sejarah secara lebih sistematis untuk memastikan keberlanjutan warisan budaya ini.

  1. Manuskrip Mushaf Al-Qur'an LSM MJ 014 diMuseum Masjid Jami' Lasem: Analisis Kodikologi Dan... ejournal.stainkepri.ac.id/index.php/perada/article/view/1682Manuskrip Mushaf Al Quran LSM MJ 014 diMuseum Masjid Jami Lasem Analisis Kodikologi Dan ejournal stainkepri ac index php perada article view 1682
  2. Osmanlı Devleti’nde Kur’an Basımının İlk Safhası | Ağustos 2023, Cilt 87 - Sayı 309... doi.org/10.37879/belleten.2023.527Osmanl DevletiAonde KurAoan Basmnn lk Safhas Austos 2023 Cilt 87 Say 309 doi 10 37879 belleten 2023 527
Read online
File size627.63 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test