NINETYJOURNALNINETYJOURNAL

Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi InformasiJurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi Informasi

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi batasan konstitusional penggunaan teknologi pengenalan wajah oleh pemerintah dalam layanan publik, keamanan publik, dan identifikasi warga. Isu utama yang dibahas adalah ketegangan antara kepentingan negara dalam keamanan dan efisiensi administratif di satu sisi, serta perlindungan privasi, kebebasan sipil, kesetaraan, proses hukum, dan hak konstitusional di sisi lain. Studi ini menggunakan metode penelitian hukum kualitatif dengan pendekatan normatif-doctrinal. Analisis dilakukan melalui pendekatan peraturan, konseptual, dan komparatif dengan mengeksaminasi prinsip konstitusi, norma hukum, kerangka regulasi, standar hak asasi manusia, serta literatur akademik terbaru tentang pengenalan wajah, tata kelola biometrik, identitas digital, dan pengawasan sektor publik. Temuan menunjukkan bahwa pengenalan wajah bukan hanya alat teknis, tetapi bentuk tindakan negara konstitusional karena memungkinkan pemerintah mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan bertindak atas identitas biometrik warga. Dalam layanan publik, teknologi ini dapat meningkatkan verifikasi dan efisiensi administratif, tetapi juga dapat menciptakan persetujuan paksa dan pengecualian dari layanan penting. Dalam keamanan publik, pengenalan wajah dapat mendukung identifikasi sah, tetapi juga dapat memungkinkan pengawasan massal, efek dingin, hasil diskriminatif, dan keputusan yang tidak dapat dipertanyakan. Studi ini memberikan kerangka batasan konstitusional berdasarkan legalitas, tujuan sah, kebutuhan, proporsionalitas, transparansi, akuntabilitas, non-diskriminasi, tinjauan manusia yang bermakna, dan remedy yang efektif. Studi ini menyiratkan bahwa pengenalan wajah hanya dapat dibenarkan secara konstitusional ketika kemampuan teknologi tetap tunduk pada kontrol hukum berbasis hak.

Penggunaan teknologi pengenalan wajah oleh pemerintah dalam layanan publik dan keamanan harus dipahami sebagai isu konstitusional, bukan hanya sebagai alat teknis untuk modernisasi administratif atau pencegahan kejahatan.Teknologi ini mengubah hubungan antara warga dan negara karena memungkinkan otoritas publik mengubah wajah manusia menjadi identifikasi digital permanen.Dalam konteks layanan publik, teknologi ini dapat mendukung verifikasi identitas, mengurangi penipuan, dan mempercepat akses ke platform pemerintah digital.Dalam konteks keamanan publik, dapat membantu penegak hukum, pengendalian perbatasan, dan identifikasi orang dalam situasi risiko tinggi.Namun, manfaat ini menciptakan risiko konstitusional serius ketika identifikasi biometrik digunakan tanpa batasan hukum jelas, pengawasan independen, remedy yang efektif, dan perlindungan terhadap tindakan negara yang sewenang-wenang.Temuan utama studi ini adalah bahwa pengenalan wajah memengaruhi beberapa hak konstitusional secara bersamaan, termasuk privasi, kebebasan bergerak, kebebasan berkumpul, kesetaraan, dan proses hukum.Studi ini memperluas diskusi dengan menempatkan risiko ini dalam kerangka batasan konstitusional yang lebih eksplisit.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pengenalan wajah terhadap kelompok rentan seperti minoritas etnis atau masyarakat miskin, dengan fokus pada ketidakadilan yang muncul dari kesalahan identifikasi. Selanjutnya, studi perbandingan kerangka hukum konstitusional di berbagai negara dapat mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengatur penggunaan teknologi ini untuk menyeimbangkan keamanan dan hak asasi manusia. Terakhir, penelitian etika tentang penggunaan pengenalan wajah dalam layanan publik perlu dikembangkan untuk mengevaluasi implikasi jangka panjang terhadap demokrasi, kepercayaan publik, dan hak individu dalam era digital.

  1. Your face is not new to me – Regulating the surveillance power of facial recognition technologies... doi.org/10.14763/2023.1.1699Your face is not new to me Ae Regulating the surveillance power of facial recognition technologies doi 10 14763 2023 1 1699
Read online
File size217.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test