NINETYJOURNALNINETYJOURNAL

Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi InformasiJurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi Informasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan big data dalam perencanaan pembangunan regional sebagai strategi untuk memperkuat kebijakan berbasis bukti di pemerintahan lokal. Penelitian ini berfokus pada cara big data dapat mendukung perencanaan program pembangunan, pengurangan kemiskinan, penargetan bantuan sosial, dan perbaikan layanan dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif dan pengembangan kerangka konsep. Data dikumpulkan dari sumber sekunder dan dokumenter, termasuk artikel jurnal peer-reviewed terbaru, dokumen kebijakan, laporan institusi, bahan perencanaan regional, dan dokumen regulasi yang terkait dengan big data, tata kelola digital, kebijakan berbasis bukti, perencanaan pembangunan lokal, pengentasan kemiskinan, dan layanan publik. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dengan mengklasifikasikan temuan menjadi beberapa tema: integrasi data, formulasi program berbasis bukti, pemetaan kemiskinan dan kerentanan, penargetan bantuan sosial, perbaikan layanan dasar, kesiapan institusional, tata kelola data, dan akuntabilitas publik. Temuan menunjukkan bahwa big data dapat meningkatkan perencanaan regional dengan mengintegrasikan catatan penduduk, basis data kemiskinan, data bantuan sosial, informasi geospasial, indikator layanan publik, data tingkat desa, keluhan publik, dan umpan balik digital. Penelitian ini berkontribusi dengan mengusulkan kerangka perencanaan pembangunan lokal berbasis bukti yang terdiri dari lima dimensi: integrasi data, interpretasi analitis, prioritas program, implementasi yang bertanggung jawab, dan evaluasi berkelanjutan. Kerangka ini menekankan bahwa big data harus didukung oleh koordinasi institusional, kapasitas analitis, jaminan etika, partisipasi publik, dan tata kelola yang bertanggung jawab untuk menghasilkan kebijakan pembangunan lokal yang lebih akurat, inklusif, dan responsif.

Penelitian ini menemukan bahwa big data dapat memperkuat perencanaan pembangunan regional dengan meningkatkan kualitas, akurasi, dan responsivitas bukti yang digunakan oleh pemerintah lokal.Temuan menunjukkan bahwa perencanaan regional menjadi lebih efektif ketika data penduduk, basis data kemiskinan, catatan bantuan sosial, informasi geospasial, indikator layanan publik, data tingkat desa, keluhan publik, dan umpan balik digital terintegrasi dalam satu ekosistem data yang berorientasi kebijakan.Melalui integrasi ini, pemerintah lokal dapat mengidentifikasi masalah pembangunan dengan lebih akurat, menentukan area prioritas, memetakan kelompok rentan, mengurangi kesalahan dalam penargetan bantuan sosial, dan memantau kesenjangan dalam layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, perumahan, sanitasi, dan infrastruktur.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan big data di pemerintahan lokal bukan hanya masalah teknis, tetapi juga proses manajerial dan institusional.Big data dapat mendukung kebijakan berbasis bukti hanya ketika pemerintah lokal memiliki tata kelola data yang andal, koordinasi antarpemerintah, kapasitas analitis, pejabat publik yang melek data, dan mekanisme akuntabilitas yang jelas.Tanpa kondisi-kondisi tersebut, volume data yang besar dapat menghasilkan informasi yang terfragmentasi, interpretasi kebijakan yang tidak konsisten, dan program pembangunan yang tidak akurat.Temuan ini mengonfirmasi bahwa big data harus terhubung dengan siklus perencanaan regional penuh, dari identifikasi masalah dan formulasi program hingga implementasi, pemantauan, dan evaluasi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji penerapan kerangka perencanaan pembangunan lokal berbasis bukti yang diusulkan dalam penelitian ini di pemerintahan lokal yang spesifik, terutama dalam program pengentasan kemiskinan, reformasi bantuan sosial, perencanaan layanan dasar, atau sistem pemantauan pembangunan regional. Penelitian lebih lanjut juga dapat menggunakan metode campuran dengan menggabungkan analisis dokumen, wawancara, survei, analisis data spasial, dan indikator kinerja kebijakan untuk mengukur bagaimana big data mempengaruhi akurasi perencanaan, efektivitas program, kepuasan warga, dan akuntabilitas publik.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s12525-022-00582-8Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s12525 022 00582 8
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s40537-021-00439-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s40537 021 00439 5
Read online
File size232.32 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test