UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI

Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan KemasyarakatanJurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan

Penelitian ini mengkaji perubahan kesalehan sosial perempuan pedagang keliling di pasar tradisional dalam konteks kultural matrilineal Minangkabau di Sumatera Barat. Tradisi agama desa, yang umum di antara perempuan yang tidak termobilisasi dan bekerja sebagai petani, dibandingkan dengan tradisi agama pasar, yang berkembang di kalangan perempuan yang bekerja sebagai pedagang keliling. Perubahan dari sektor pertanian ke sektor pasar mempengaruhi cara beragama perempuan, dari tradisi yang diwarnai oleh norma pedesaan yang mekanis ke orientasi pasar yang organik dan materialistis. Penelitian ini menggunakan metode observasi holistik di dua pasar tradisional dan wawancara mendalam dengan pedagang keliling perempuan. Temuan menunjukkan bahwa mobilitas ekonomi perempuan pedagang keliling menciptakan dinamika kesalehan sosial yang berbeda, dengan interaksi pasar yang heterogen mempengaruhi pemahaman dan pelaksanaan agama mereka. Kesalehan yang terbentuk lebih mencerminkan solidaritas sosial dan adaptasi terhadap perubahan kondisi ekonomi, dengan perilaku seperti tolong-menolong, pinjam-meminjam modal, sedekah, dan integritas dalam berdagang menjadi penanda utama. Aktivitas ini menunjukkan bahwa agama berperan tidak hanya sebagai pedoman spiritual tetapi juga sebagai motivator dan regulator dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana dinamika ekonomi mempengaruhi kehidupan religius dan sosial perempuan di Minangkabau, serta menunjukkan pentingnya memahami perubahan kultural dan ekonomis dalam konteks sosial yang lebih luas.

Dalam masyarakat Minangkabau yang matrilineal, terdapat dua tradisi agama utama yaitu tradisi agama desa dan tradisi agama pasar.Perubahan signifikan terjadi pada peran ekonomi perempuan Minangkabau saat beralih dari sektor pertanian ke perdagangan di pasar tradisional.Perubahan ini memengaruhi cara praktik agama perempuan, yang awalnya berdasarkan tradisi desa tetapi kemudian berubah sesuai dinamika pasar dan mobilitas tinggi.Pedagang perempuan keliling mempertahankan kesalehan individu dan mengembangkan bentuk baru kesalehan sosial.Mereka menerapkan prinsip bantuan saling, seperti peminjaman modal tanpa bunga, serta memperluas kesalehan sosial melalui zakat dan integritas dalam berdagang.Aktivitas perdagangan mereka meningkatkan kesadaran sosial dan solidaritas, menciptakan jaringan dukungan antar pedagang.Kesalehan sosial yang berkembang di kalangan pedagang keliling mencerminkan perubahan yang lebih inklusif dan dinamis dalam cara agama.Agama menjadi sumber motivasi dan kekuatan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.Pedagang perempuan keliling di pasar tradisional menunjukkan bahwa mobilitas dan interaksi dengan lingkungan yang beragam dapat memperkaya pemahaman dan praktik agama mereka.Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa peran ekonomi dan sosial yang berubah pada perempuan Minangkabau secara signifikan memengaruhi dinamika religiusitas mereka.Kesalehan sosial yang berkembang melalui perdagangan mendorong solidaritas dan kemandirian baru, yang menguntungkan kesejahteraan individu dan masyarakat.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang integrasi pasar terhadap praktik keagamaan perempuan, khususnya bagaimana perubahan struktur ekonomi memengaruhi nilai-nilai kesalehan sosial. 2. Studi tentang pengaruh platform digital dan teknologi informasi terhadap pengelolaan pasar tradisional dapat menjadi arah baru, terutama dalam memahami bagaimana perempuan pedagang keliling memanfaatkan alat digital untuk meningkatkan efisiensi dan keterlibatan sosial. 3. Penelitian komparatif antara praktik kesalehan sosial di pasar tradisional di berbagai wilayah Indonesia dapat memberikan wawasan tentang variasi budaya dan faktor lokal yang memengaruhi pengembangan kesalehan sosial dalam konteks ekonomi pasar.

  1. The Social Piety of Female Itinerant Traders in Traditional Markets | Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian... ejournal.uinbukittinggi.ac.id/fuaduna/article/view/8452The Social Piety of Female Itinerant Traders in Traditional Markets Jurnal Fuaduna Jurnal Kajian ejournal uinbukittinggi ac fuaduna article view 8452
Read online
File size290.29 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test