PANDAWANPANDAWAN
Alfabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah, Teknologi dan SosialAlfabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah, Teknologi dan SosialMedia sosial saat ini memiliki berbagai bentuk dan fungsi untuk memuaskan pengguna, namun paling banyak dikenal dan dicintai pada kalangan remaja terutama oleh pelajar dan siswa adalah Twitter, Facebook, WhatsApp, Instagram dan lainnya yang terbaru. Kemudahan akses jaringan di zaman sekarang mempermudah para siswa atau remaja dapat mengakses tanpa berfikirkan terlebih dahulu bagaimana dampak positif-negatifnya dari media sosial tersebut. Bagi para pemuda yang kehidupannya terpusat dengan materi maka akan mempengaruhi kemiskinan mental dan pada akhirnya akan mengarah pada kehidupan yang terdistorsi karena tren global yang mendesak. Dengan penggunaan metode Penelitian kualitatif yang menerapkan metode lebih detail pada objek. Berdasarkan hasil dari investigasi yang cermat dan mendalam, para peneliti memberikan kesimpulan bahwa jejaring sosial sudah menjadi suatu hal yang bisa dikatakan sebagai kebutuhan remaja atau siswa, sulit untuk memisahkannya dari remaja atau siswa, dan cara hidup di komunitas mereka. Media sosial dalam penggunaan media sosial memiliki plus minus tergantung dari etika atau aturan pengguna (user) ketika berinteraksi dengan media sosial, namun perlu diberikan solusi pendidikan agama Islam yang memperkuat siswa dalam penggunaan media sosial. Sebuah metode yang sistematis dan serius dan sekolah yang komprehensif adalah sebagai perlindungan untuk diri yang kuat untuk para remaja atau siswa. Tenaga pengajar harus dapat mengakses teknologi informasi dan komunikasi serta kemampuan yang prima. Selanjutnya, membangun komunikasi dan kerjasama yang harmonis dengan orang tua, dan menyelaraskan pekerjaan pengawasan dan pengawasan harus ada pemisahan agar remaja atau siswa dapat berinteraksi menggunakan Media sosial dalam pemantauan dan pengendalian.
Hampir setiap saat hingga banyak waktu yang siswa dan remaja pakai dalam berkomunikasi menggunakan media sosial, sebagai wujud eksistensi mereka dalam komunitasnya untuk penggunaan media sosial.Media Sosial terdapat pengaruh dampak Positif dan Negatif dalam penggunaannya berdasarkan dengan cara pengguna dalam menggunakan media sosialnya, bila pengguna menggunakan media sosial dengan bijak untuk perilaku positif seperti menggunakannya untuk membangun jaringan atau sebuah komunitas yang memberikan manfaat, digunakan untuk mendapatkan bahan pembelajaran, digunakan untuk berwirausaha dan lainnya hal-hal yang positif maka pengaruh positif akan didapatkan user, tetapi apabila pengguna menggunakannya tidak bijak untuk suatu hal yang menyimpang seperti digunakan untuk mengakses konten negatif, melakukan hack, melakukan plagiarisme, melakukan penipuan dan lainnya hal-hal yang negatif maka pengaruh negatif yang didapat user.Dan ada solusi untuk menjaga serta melindungi siswa dalam menggunakan media sosial ada tiga diantaranya yaitu, Menyelenggarakan Pendidikan Agama Islam di sekolah secara teratur, serius dan komprehensif.Dengan Pendidikan Agama dapat menjadi landasan yang kuat untuk setiap manusia dan dengan Pendidikan Agama manusia dapat terus berusaha dan berupaya untuk dirinya selalu melakukan semua hal baik, pendidik harus memiliki keterampilan dan kemampuan yang baik untuk mengakses teknologi informasi dan komunikasi, seperti jejaring sosial, sehingga pengajar dapat memberikan pemantauan, orientasi dan pengajaran sebagai upaya untuk memberikan pemahaman siswa yang lengkap, Komunikasi dan pekerjaan komunikasi dan pekerjaan sama dengan orang tua sehingga distribusi hak pemantauan dan tindak lanjut hubungan baik antara orang tua dan sekolah sehingga perilaku interaksi untuk siswa dengan jejaring sosial dapat dimonitor , dikendalikan dan dikendalikan sehingga penggunaan didorong untuk penggunaan jejaring sosial positif dalam pelatihan perilaku agama siswa.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai efektivitas berbagai model pendidikan agama Islam dalam mengatasi dampak negatif media sosial terhadap perilaku keagamaan siswa, dengan fokus pada pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif siswa dan pemanfaatan teknologi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual, seperti dukungan keluarga dan lingkungan sosial, yang memoderasi hubungan antara penggunaan media sosial dan perilaku keagamaan siswa. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan skala besar dapat dilakukan untuk menguji secara empiris model konseptual yang diajukan dalam penelitian ini, serta untuk mengidentifikasi variabel-variabel lain yang mungkin berperan dalam membentuk perilaku keagamaan siswa di era digital. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan kebijakan dan program pendidikan agama Islam yang relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan era digital.
| File size | 153.58 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Rekomendasi dari penelitian ini adalah meningkatkan kualitas komunikasi internal melalui pelatihan, penggunaan media komunikasi yang efektif, dan evaluasiRekomendasi dari penelitian ini adalah meningkatkan kualitas komunikasi internal melalui pelatihan, penggunaan media komunikasi yang efektif, dan evaluasi
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini membuktikan bahwa kesejahteraan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja karyawan Perum DAMRI cabangPenelitian ini membuktikan bahwa kesejahteraan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja karyawan Perum DAMRI cabang
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini menggunakan studi pustaka untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai keislaman dapat dijadikan sebagai strategi bisnis. Penelitian ini menunjukkanPenelitian ini menggunakan studi pustaka untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai keislaman dapat dijadikan sebagai strategi bisnis. Penelitian ini menunjukkan
UMPOUMPO Pendidikan kewirausahaan memiliki efek langsung, positif, dan signifikan pada niat kewirausahaan mahasiswa. Lingkungan keluarga tidak memiliki efek langsungPendidikan kewirausahaan memiliki efek langsung, positif, dan signifikan pada niat kewirausahaan mahasiswa. Lingkungan keluarga tidak memiliki efek langsung
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Dan nilai koefisien determinasi total dalam penelitia ini sebesar 99,44% sedangkan sisanya sebesar 0,03% dipengaruhi variabel lain seperti pendapatan perkapita,Dan nilai koefisien determinasi total dalam penelitia ini sebesar 99,44% sedangkan sisanya sebesar 0,03% dipengaruhi variabel lain seperti pendapatan perkapita,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Murni, termasuk kurangnya adaptasi terhadap tren pemasaran online dan perubahan preferensi konsumen. Dengan menerapkan strategi pemasaran inovatif, khususnyaMurni, termasuk kurangnya adaptasi terhadap tren pemasaran online dan perubahan preferensi konsumen. Dengan menerapkan strategi pemasaran inovatif, khususnya
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur. Data dalam penelitian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh. HasilMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur. Data dalam penelitian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh. Hasil
UNIAUNIA Penyelenggaraan pembelajaran bahasa Asing di Indonesia sebagai upaya bagi bangsa Indonesia agar dapat menyerap dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuanPenyelenggaraan pembelajaran bahasa Asing di Indonesia sebagai upaya bagi bangsa Indonesia agar dapat menyerap dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan
Useful /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Mobil listrik dianggap sebagai inovasi yang cerdas untuk industri otomotif yang peduli akan lingkungan. Build Your Dreams atau dikenal BYD, menjadi salahMobil listrik dianggap sebagai inovasi yang cerdas untuk industri otomotif yang peduli akan lingkungan. Build Your Dreams atau dikenal BYD, menjadi salah
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan usia, terdapat 20 guru (46. 5%) dengan literasi digital sangat baik, 12 guru (28%) berkemampuan baik, danHasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan usia, terdapat 20 guru (46. 5%) dengan literasi digital sangat baik, 12 guru (28%) berkemampuan baik, dan
UnwahasUnwahas Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang digunakan mendapatkan informasi terkait strategi yang efektif untuk membangun karakter siswaPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang digunakan mendapatkan informasi terkait strategi yang efektif untuk membangun karakter siswa
UnwahasUnwahas Ketiga, actuating/pelaksanaan, dilakukan dengan menyesuaikan dengan hal yang telah direncanakan sebelumnya, kemudian ditambah motivasi disetiap tugasnya.Ketiga, actuating/pelaksanaan, dilakukan dengan menyesuaikan dengan hal yang telah direncanakan sebelumnya, kemudian ditambah motivasi disetiap tugasnya.