USMUSM

TEMATIKTEMATIK

Mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 159 Tahun 2004 tentang Pedoman Organisasi Kelurahan, kelurahan terdiri dari lurah, sekretaris kelurahan dan seksi sebanyak-banyaknya empat seksi, serta jabatan fungsional. Berdasarkan Keputusan tersebut, salah satu seksinya adalah lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan (LPMK). Tim PKM Fakultas Ekonomi Universitas Semarang berminat guna membantu pemerintah dalam hal ini adalah LPMK Kelurahan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai tugas dan fungsi LPMK pada tatanan pemerintah terkecil di tingkat desa dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pilihan usaha mandiri yang dapat dilakukan sebagai bentuk hasil kinerja LPMK sesuai dengan yang diharapkan, khususnya bagi warga kelurahan Tlogosari Kulon. Kegiatan PKM ini memiliki luaran berupa publikasi media massa, publikasi jurnal pengabdian TEMATIK dan HKI berupa video yang sudah diupload di youtube.

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini mendukung tugas dan fungsi LPMK yaitu menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan.Dukungan tersebut dilakukan melalui penyuluhan mengenai program kerja dan tugas serta fungsi LPMK, dimana dibahas mengenai dasar hukum pembentukan LPMK disertai tugas dan fungsinya dalam pemerintahan tingkat kelurahan dan penyuluhan mengenai berbagai pilihan usaha mandiri yang dapat dilakukan masyarakat guna meningkatkan pendapatan dalam upaya peningkatan kesejahteraan.

Berdasarkan latar belakang mengenai pentingnya peran LPMK dalam pembangunan kelurahan, serta hasil penelitian yang menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai program kerja LPMK dan pilihan usaha mandiri, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami secara komprehensif tantangan dan peluang yang dihadapi LPMK dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program tersebut. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak program kerja LPMK terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan menggunakan indikator-indikator yang relevan seperti pendapatan, tingkat pendidikan, dan akses terhadap layanan publik. Ketiga, penelitian pengembangan dapat dilakukan untuk merancang model pemberdayaan masyarakat yang lebih adaptif dan berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan proses perencanaan dan pelaksanaan program.

Read online
File size872.81 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test