POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Journal of Midwifery Science: Basic and Applied ResearchJournal of Midwifery Science: Basic and Applied ResearchKecemasan merupakan salah satu penyebab persalinan berlarut dan kematian janin. Di seluruh dunia, prevalensi gangguan kecemasan pada ibu hamil mencapai sekitar 8–12 %. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh video edukasi tentang relaksasi napas dalam terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester ketiga yang menghadapi persalinan di Puskesmas Depok II. Metode yang digunakan adalah desain kuasi‑eksperimental dengan satu kelompok pre‑test–post‑test, melibatkan 36 ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Shapiro‑Wilk untuk normalitas dan uji Wilcoxon untuk perbandingan skor. Hasil menunjukkan rata‑rata skor kecemasan menurun drastis dari 29,11 menjadi 22,47 (p = 0,000), menunjukkan bahwa video edukasi relaksasi napas dalam secara signifikan mengurangi kecemasan. Kesimpulannya, intervensi berbasis video merupakan alternatif non‑farmakologis yang efektif untuk menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester ketiga dan dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari perawatan antenatal.
Intervensi edukasi berbasis video tentang teknik relaksasi napas dalam secara signifikan mengurangi tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Depok II.Pengurangan skor kecemasan yang signifikan mendukung penggunaan media digital sebagai alternatif non‑farmakologis dalam perawatan antenatal.Oleh karena itu, video edukasi dapat diintegrasikan ke dalam program kesehatan ibu untuk meningkatkan kesiapan mental menjelang persalinan.
Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menilai keberlanjutan efek video edukasi pada tingkat kecemasan hingga pasca persalinan sehingga dapat dipastikan manfaat jangka panjang. Kedua, uji kombinasi video edukasi dengan dukungan keluarga dan sesi konseling singkat guna mengetahui apakah sinergi antar intervensi dapat meningkatkan efektivitas pengurangan kecemasan. Ketiga, perbandingan video edukasi dengan metode tradisional (konseling lisan) atau dengan platform interaktif seperti aplikasi mobile dapat dieksplorasi untuk menentukan format yang paling mudah diakses dan mudah diterapkan oleh ibu hamil di daerah terpencil.
| File size | 240.27 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
IJNMSIJNMS Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami hyperemesis gravidarum dengan mual dan muntah dalam kategori sedang, sebanyak 22 responden (88%).Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami hyperemesis gravidarum dengan mual dan muntah dalam kategori sedang, sebanyak 22 responden (88%).
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Berat badan lahir rendah (BBLR) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Sekitar 20 juta bayi lahir dengan berat lahirBerat badan lahir rendah (BBLR) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Sekitar 20 juta bayi lahir dengan berat lahir
Q2LIIQ2LII Pemberian suplementasi gizi, peningkatan pengetahuan ibu, dan dukungan layanan kesehatan terbukti mampu menurunkan komplikasi, memperbaiki status gizi,Pemberian suplementasi gizi, peningkatan pengetahuan ibu, dan dukungan layanan kesehatan terbukti mampu menurunkan komplikasi, memperbaiki status gizi,
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkanPenelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkan
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Aplikasi smartphone seperti Optisizer terbukti efektif dan akurat dalam mendeteksi panjang serta estimasi berat badan anak. Hasil estimasi dari tenagaAplikasi smartphone seperti Optisizer terbukti efektif dan akurat dalam mendeteksi panjang serta estimasi berat badan anak. Hasil estimasi dari tenaga
MAHARDIKAMAHARDIKA Sebagian besar ibu (73,4%) memiliki usia reproduksi sehat (20-35 tahun), 51,6% primeripara, dan 93,8% jarak kehamilan ideal. Mayoritas bayi (93,75%) lahirSebagian besar ibu (73,4%) memiliki usia reproduksi sehat (20-35 tahun), 51,6% primeripara, dan 93,8% jarak kehamilan ideal. Mayoritas bayi (93,75%) lahir
UNIGRESUNIGRES Untuk itu diharapkan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan serta latihan senam hamil sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil serta mampuUntuk itu diharapkan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan serta latihan senam hamil sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil serta mampu
AKPERAKPER Disarankan pada ibu hamil dengan status ekonomi yang berisiko untuk rutin melakukan kunjungan antenatal, mendapatkan pendidikan kesehatan agar dapat mengkomsumsiDisarankan pada ibu hamil dengan status ekonomi yang berisiko untuk rutin melakukan kunjungan antenatal, mendapatkan pendidikan kesehatan agar dapat mengkomsumsi
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 32,0% remaja putri mengalami anemia di Indonesia. Anemia menyebabkan dampak negatif jangka pendek dan jangka panjangHasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 32,0% remaja putri mengalami anemia di Indonesia. Anemia menyebabkan dampak negatif jangka pendek dan jangka panjang
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Analisis data menggunakan uji t-berpasangan untuk menentukan perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatanAnalisis data menggunakan uji t-berpasangan untuk menentukan perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Peningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa metode pendidikan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang pencegahan anemia dan CED selamaPeningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa metode pendidikan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang pencegahan anemia dan CED selama
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengkajian, diagnosis, intervensi, dan evaluasi dalam asuhan kebidanan pada kasus abortus imminens diPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengkajian, diagnosis, intervensi, dan evaluasi dalam asuhan kebidanan pada kasus abortus imminens di