IJNMSIJNMS

International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)

Sebuah wanita mengalami kehamilan, yang berlangsung dari konsepsi (pembuahan) hingga bayi lahir. Mual dan muntah berlebihan, atau hyperemesis gravidarum, juga dapat berdampak negatif pada janin yang sedang berkembang, termasuk keguguran, berat lahir rendah, kelahiran prematur, dan cacat lahir. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek aromaterapi peppermint pada intensitas mual dan muntah pada pasien dengan hyperemesis gravidarum. Desain penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah Pre Experimental Designs. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Hyperemesis Gravidarum di TPM Ny. Fifin Nur Indah selama satu bulan, berjumlah 25 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah pasien Hyperemesis Gravidarum berjumlah 25 orang menggunakan metode Total Sampling dengan Non-probability Sampling. Alat ukur atau instrumen dalam penelitian ini adalah The Rhodes Index Nausea Vomiting and Retching (INVR). Analisis ini dilakukan untuk menemukan hubungan antara variabel independen dan variabel dependen menggunakan cross tabulating dan uji statistik Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami hyperemesis gravidarum dengan mual dan muntah dalam kategori sedang, sebanyak 22 responden (88%). Setelah intervensi, sebagian besar responden mengalami hyperemesis gravidarum dengan mual dan muntah dalam kategori ringan, sebanyak 20 responden (80%). Ada penurunan mual dan muntah pada 80% responden. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, nilai probabilitas Asym.sig 2 P-Value 0.000 gagal <0.05, sehingga H1 diterima, yang berarti ada efek dari Aromaterapi Peppermint pada intensitas mual dan muntah pada Hyperemesis Gravidarum.

Sebelum diberikan intervensi, sebagian besar responden yang mengalami hyperemesis gravidarum dengan mual dan muntah dalam kategori sedang berjumlah 22 responden (88%).Setelah diberikan intervensi, sebagian besar responden yang mengalami hyperemesis gravidarum dengan mual dan muntah dalam kategori ringan berjumlah 20 responden (80%).Ada penurunan mual dan muntah pada 80% responden.Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, nilai probabilitas Asym.05, sehingga H1 diterima, yang berarti ada efek.Pemberian Aromaterapi Peppermint pada intensitas mual dan muntah pada Hyperemesis Gravidarum.

Berdasarkan hasil penelitian, aromaterapi peppermint terbukti efektif dalam mengurangi mual dan muntah pada wanita hamil dengan hyperemesis gravidarum. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti desain penelitian yang belum sempurna dan sampel yang terbatas. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti studi acak terkendali, dan meningkatkan ukuran sampel untuk memperkuat validitas hasil. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada populasi yang lebih beragam, seperti wanita hamil dengan kondisi kesehatan yang berbeda atau pada trimester kehamilan yang berbeda. Dengan demikian, efek aromaterapi peppermint dapat dieksplorasi lebih lanjut dan hasilnya dapat diterapkan secara lebih luas pada praktik perawatan kehamilan.

Read online
File size382.51 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test