CAHAYA ICCAHAYA IC
Journal of Language, Literature, and Educational ResearchJournal of Language, Literature, and Educational ResearchTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis-jenis tindak tutur yang digunakan oleh karakter Pooh dalam dialog cerita Winnie the Pooh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam ucapan Pooh dan memahami fungsi serta efek komunikasi yang dihasilkan.
Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian, dapat disimpulkan bahwa ucapan yang dibuat oleh karakter Pooh dalam cerita Winnie the Pooh mencakup 258 ucapan dari 90 dialog yang terdiri dari lokusi, ilokusi, dan perlokusi.Ilokusi yang paling dominan adalah perwakilan (49,6%), sedangkan perlokusi yang paling sering digunakan adalah untuk meyakinkan pendengar (58,1%).Pooh menggunakan lebih banyak tindak tutur langsung (235 kali) daripada tidak langsung (23 kali), yang menunjukkan kecenderungan menuju komunikasi yang lebih eksplisit dalam interaksi.Penelitian ini memberikan perspektif baru dalam analisis tindak tutur dalam literatur anak-anak, terutama Winnie the Pooh.Penelitian ini mengungkapkan pola komunikasi karakter Pooh yang belum banyak dipelajari, serta kontribusinya dalam memahami strategi bahasa dalam teks sastra.Temuan ini dapat memperkaya studi pragmatik dan mendukung pembelajaran bahasa berbasis literasi anak-anak.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang aspek-aspek pragmatik dalam percakapan, termasuk analisis konteks bahasa dan implicature dalam komunikasi. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengajaran bahasa, di mana guru dapat memanfaatkan cerita Winnie the Pooh atau buku serupa, seperti Finding Winnie The True Story of the Worlds Most Famous Bear karya Lindsay Mattick, sebagai bahan pengajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang tindak tutur dalam komunikasi. Pendekatan kreatif dalam pengajaran bahasa berbasis literasi diharapkan dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan efektif bagi siswa.
| File size | 348.74 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Dengan peningkatan kemampuan mengenali huruf dan keterampilan literasi awal yang lebih baik, anak-anak dapat membangun fondasi yang kuat untuk belajarDengan peningkatan kemampuan mengenali huruf dan keterampilan literasi awal yang lebih baik, anak-anak dapat membangun fondasi yang kuat untuk belajar
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep dasar literasi keuangan pada siswa, yang mampu menjelaskan arti menabung, memberikan contoh kebutuhanHasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep dasar literasi keuangan pada siswa, yang mampu menjelaskan arti menabung, memberikan contoh kebutuhan
IAIHPANCORIAIHPANCOR Minimnya penanaman literasi sejak dini menjadi penyebab bangsa dan daerah memiliki tingkat literasi yang sangat rendah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakanMinimnya penanaman literasi sejak dini menjadi penyebab bangsa dan daerah memiliki tingkat literasi yang sangat rendah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan
UNIRAYAUNIRAYA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan program literasi dengan keterlibatan masyarakat dan acara-acara bermakna secara budaya dapat menumbuhkanHasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan program literasi dengan keterlibatan masyarakat dan acara-acara bermakna secara budaya dapat menumbuhkan
AKSARAKITAAKSARAKITA Artikel ini mengkaji peran pustakawan dalam menghadapi hoax. Kajian ini menitik beratkan pada peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi penyebaran informasiArtikel ini mengkaji peran pustakawan dalam menghadapi hoax. Kajian ini menitik beratkan pada peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi penyebaran informasi
AKSARAKITAAKSARAKITA Analisis perubahan yang terdiri dari empat kriteria, yaitu produksi, pengetahuan, akses dan kontrol, dan peran di masyarakat digunakan untuk menganalisisAnalisis perubahan yang terdiri dari empat kriteria, yaitu produksi, pengetahuan, akses dan kontrol, dan peran di masyarakat digunakan untuk menganalisis
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Metode penelitian menggunakan rancangan Quasy Experiment dengan pendekatan pretest-posttest one group desain. Sampel penelitian adalah ibu post partumMetode penelitian menggunakan rancangan Quasy Experiment dengan pendekatan pretest-posttest one group desain. Sampel penelitian adalah ibu post partum
UNISMUHUNISMUH Hal ini dibuktikan dengan nilai ryx yang lebih besar dari r tabel. Korelasi antara X1 Y (ryx1) bernilai 0. 98, korelasi antara X2 Y (ryx2) bernilaiHal ini dibuktikan dengan nilai ryx yang lebih besar dari r tabel. Korelasi antara X1 Y (ryx1) bernilai 0. 98, korelasi antara X2 Y (ryx2) bernilai
Useful /
UNIDAUNIDA Data diperoleh melalui observasi lapangan dan kuesioner yang dibagikan kepada 24 responden. Dalam proses analisis data, digunakan metode analisis yaituData diperoleh melalui observasi lapangan dan kuesioner yang dibagikan kepada 24 responden. Dalam proses analisis data, digunakan metode analisis yaitu
UNIDAUNIDA Untuk meningkatkan pelayanan diperlukan penyederhanaan prosedur, kejelasan, dan kemudahan akses. Pemerintah pusat memberikan wewenang bagi pemerintah daerahUntuk meningkatkan pelayanan diperlukan penyederhanaan prosedur, kejelasan, dan kemudahan akses. Pemerintah pusat memberikan wewenang bagi pemerintah daerah
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif,Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif,
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Pelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum berjalan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan ketersediaan gelang identifikasi pasien yang belumPelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum berjalan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan ketersediaan gelang identifikasi pasien yang belum