POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG

Journal of Midwifery Science: Basic and Applied ResearchJournal of Midwifery Science: Basic and Applied Research

Masa balita, terutama selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), merupakan fase penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Nutrisi seimbang selama periode ini sangat menentukan kesehatan dan perkembangan anak di masa depan. Ibu memegang peran sentral dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak; oleh karena itu, metode edukasi yang efektif diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh edukasi berbasis video terhadap pengetahuan ibu tentang nutrisi seimbang untuk balita. Populasi penelitian adalah seluruh ibu balita di Desa Tanjung Sari, Lampung Timur. Sampel penelitian terdiri dari 64 ibu yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Desain penelitian adalah pra-eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah pemutaran video edukasi selama 5 menit, yang diputar dua kali. Analisis data menggunakan uji t-berpasangan untuk menentukan perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu yang signifikan setelah intervensi (mean difference = 15.07; p < 0.001). Edukasi berbasis video secara efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang nutrisi seimbang untuk balita. Media ini direkomendasikan untuk petugas kesehatan dan kader posyandu sebagai alat pendidikan yang menarik, efisien, dan mudah dipahami.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu setelah intervensi (perbedaan rata-rata = 15,07.Edukasi berbasis video efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang nutrisi seimbang untuk balita.Media ini direkomendasikan untuk petugas kesehatan dan kader posyandu sebagai alat pendidikan yang menarik, efisien, dan mudah dipahami.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas video edukasi dengan format yang berbeda, seperti animasi atau drama pendek, untuk melihat apakah format tersebut dapat meningkatkan daya tarik dan pemahaman ibu. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas edukasi berbasis video dengan metode edukasi tradisional, seperti penyuluhan langsung atau penggunaan leaflet, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan pengetahuan gizi ibu. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu terhadap edukasi berbasis video, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penerapan informasi gizi dalam praktik sehari-hari, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas gizi balita di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki tantangan akses informasi dan layanan kesehatan yang terbatas.

  1. The effect of education using module and video on improvement of mother's knowledge and attitude... doi.org/10.21744/ijhms.v5n4.2004The effect of education using module and video on improvement of mothers knowledge and attitude doi 10 21744 ijhms v5n4 2004
Read online
File size260.92 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test