IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER
TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat SyariahTADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat SyariahArtikel ini membahas tentang . Pondok Pesantren Darul Istiqomah didirikan pada tahun 1996 oleh KH. Abdul Hamid Saifuddin Zuhri Al Musyafa atau lebih dikenal dengan Kh. Saifuddin. Sebelumnya, Kh. Saifuddin telah mendirikan Pondok Pesantren Assulaiman pada tahun 1984 di Desa Nglumber. Pada masa jayanya, Pondok Pesantren Assulaiman banyak mendapatkan santri. Namun pada tahun 1994, Kh. Saifuddin memutuskan menutup Pondok Pesantren Assulaiman karena mengalami hambatan dalam berdakwah. Kemudian beliau hijrah ke Desa Woro dan mendirikan pondok baru bernama Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Artikel ini juga membahas tentang biografi pengasuh pondok yaitu Kh. Saifuddin beserta perkembangan Pondok Pesantren Darul Istiqomah hingga saat ini.
Pondok Pesantren Darul Istiqomah Bojonegoro didirikan oleh KH.Abdul Hamid Saifuddin Zuhri Al Musyafa pada tanggal 15 November 1996, sebagai kelanjutan dari Pondok Pesantren Assulaiman yang didirikan sebelumnya pada tahun 1984.Penutupan Pondok Pesantren Assulaiman pada tahun 1994 disebabkan oleh hambatan dalam berdakwah, mendorong pendirian pondok baru di Desa Woro.Saifuddin terus mengembangkan Pondok Pesantren Darul Istiqomah menjadi salah satu pondok pesantren terkemuka di Bojonegoro.
Berdasarkan sejarah dan perkembangan Pondok Pesantren Darul Istiqomah, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis komparatif sistem pendidikan antara Pondok Pesantren Assulaiman dan Darul Istiqomah untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan pondok saat ini. Selain itu, studi mendalam mengenai peran KH. Saifuddin sebagai tokoh sentral dalam pendirian dan pengembangan kedua pondok pesantren dapat memberikan wawasan berharga tentang kepemimpinan dan strategi dakwah yang efektif. Lebih lanjut, penelitian tentang implementasi nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah dalam kurikulum dan kehidupan sehari-hari di Pondok Pesantren Darul Istiqomah dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena dapat memberikan model pengembangan pesantren yang berkelanjutan, relevan dengan tantangan zaman, dan tetap berpegang pada tradisi keilmuan yang kuat.
| File size | 1.24 MB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
SGTSGT Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan perspektif baru dalam penyelenggaraan pendidikan, yaitu perspektif transformatif. Penelitian ini menggunakanUntuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan perspektif baru dalam penyelenggaraan pendidikan, yaitu perspektif transformatif. Penelitian ini menggunakan
SGTSGT Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini dilakukan melalui penyampaian materi tentang pengelolaan kelas, diskusi, tanya jawab dan simulasi praktekMetode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini dilakukan melalui penyampaian materi tentang pengelolaan kelas, diskusi, tanya jawab dan simulasi praktek
SGTSGT Pelatihan dilakukan melalui diskusi pemetaan kebutuhan, pembuatan modul pembelajaran berbasis kompetensi, dan penyusunan modul projek penguatan ProfilPelatihan dilakukan melalui diskusi pemetaan kebutuhan, pembuatan modul pembelajaran berbasis kompetensi, dan penyusunan modul projek penguatan Profil
SGTSGT Permasalahan kesehatan yang kerap terjadi pada masyarakat pelosok desa adalah terkait masalah kesehatan lingkungan. Masih didapati warga – warga yangPermasalahan kesehatan yang kerap terjadi pada masyarakat pelosok desa adalah terkait masalah kesehatan lingkungan. Masih didapati warga – warga yang
SGTSGT Penelitian ini mengkaji peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Temuan penelitian mengidentifikasiPenelitian ini mengkaji peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Temuan penelitian mengidentifikasi
SGTSGT Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pada penerapan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari santri. Melalui pendampingan ini, diharapkanSelain itu, kegiatan ini juga menekankan pada penerapan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari santri. Melalui pendampingan ini, diharapkan
JOMPARNDJOMPARND Sebelum diberikan penyuluhan, hanya sebagian remaja yang mengetahui tentang deteksi dini kanker payudara dan langkah-langkah SADARI, namun setelah penyuluhan,Sebelum diberikan penyuluhan, hanya sebagian remaja yang mengetahui tentang deteksi dini kanker payudara dan langkah-langkah SADARI, namun setelah penyuluhan,
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Metode: Penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner. PenelitianMetode: Penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner. Penelitian
Useful /
UNUJAUNUJA Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, dengan N-Gain Score 0,61 (kategori sedang). Tanggapan guru mengenai kepraktisanUji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, dengan N-Gain Score 0,61 (kategori sedang). Tanggapan guru mengenai kepraktisan
UNUJAUNUJA Penelitian ini menemukan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) memperkuat citra mereknya di era digital melalui empat strategi utama, yaitu membangunPenelitian ini menemukan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) memperkuat citra mereknya di era digital melalui empat strategi utama, yaitu membangun
UNUJAUNUJA Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi, dianalisis dengan multi-case study, termasuk analisis kasusPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi, dianalisis dengan multi-case study, termasuk analisis kasus
UNUJAUNUJA Pelatihan digital yang efektif tidak hanya ditentukan oleh penguasaan aplikasi, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam merancang pembelajaran digital yangPelatihan digital yang efektif tidak hanya ditentukan oleh penguasaan aplikasi, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam merancang pembelajaran digital yang