EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE

ESLEESLE

Pembelajaran matematika di sekolah dasar saat ini cenderung bersifat prosedural dan homogen, sehingga kurang memfasilitasi berbagai gaya belajar dan memengaruhi keterampilan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses berpikir kreatif siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah cerita matematika, dengan mempertimbangkan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan, melibatkan siswa kelas VI SD Negeri 9 Pamuruyan, Sukabumi. Sampel dipilih menggunakan teknik snowball sampling berdasarkan kuesioner gaya belajar, menghasilkan tiga modality belajar dominan. Analisis data menggunakan model fenomenologis Moustakas (epoche, horizontalisasi, kategorisasi, deskripsi struktural teks, dan penarikan kesimpulan). Hasil menunjukkan bahwa elaborasi adalah indikator yang paling dominan, sementara fluensi dan fleksibilitas menunjukkan variasi terbesar di antara kelompok gaya belajar. Novelty studi ini terletak pada pemetaan mekanistik navigasi komponen kreatif berdasarkan modality belajar pada tingkat sekolah dasar. Implikasi menekankan pentingnya penerapan pembelajaran diferensiasi berdasarkan gaya belajar untuk memaksimalkan potensi siswa dan kemampuan berpikir kreatif matematika.

Studi ini memperkuat bahwa proses berpikir kreatif siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah cerita matematika menunjukkan pola yang berbeda tergantung pada gaya belajar mereka.Siswa visual menggunakan representasi visual sistematis, siswa auditori menunjukkan kekuatan dalam menjelaskan alur solusi secara verbal tetapi kurang konsisten dalam prosedur perhitungan, sementara siswa kinestetik menunjukkan ide-ide yang lebih kreatif melalui representasi berbasis gerakan.Elaborasi adalah indikator yang paling dominan, sedangkan fluensi dan fleksibilitas bervariasi di antara kelompok gaya belajar.Temuan ini menunjukkan bahwa guru matematika perlu merancang aktivitas yang disesuaikan dengan modality belajar siswa, seperti menyediakan sketsa visual, ruang penjelasan verbal, dan kesempatan manipulasi konkrit.

1. Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak strategi pengajaran berbeda terhadap berpikir kreatif siswa berdasarkan gaya belajar mereka. 2. Penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan pemecahan masalah kreatif untuk pembelajaran yang beragam. 3. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan efektivitas metode pembelajaran diferensiasi di berbagai konteks pendidikan untuk memperluas penerapan temuan studi ini.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1265/1/012018Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1742 6596 1265 1 012018
Read online
File size553.63 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test