EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE

ESLEESLE

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur intelektual dan tren penelitian tentang Gangguan Spektrum Autisme melalui pendekatan bibliometrik berdasarkan publikasi yang terindeks Scopus. Data diambil menggunakan kata kunci yang relevan dan disaring berdasarkan jenis dokumen, bahasa, dan periode publikasi untuk memastikan kualitas dan konsistensi. Analisis dilakukan menggunakan VOSviewer untuk memeriksa co-occurrence kata kunci, jaringan co-authorship, dan hubungan sitasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam publikasi terkait ASD seiring berjalannya waktu, yang menunjukkan minat penelitian global yang semakin meningkat. Analisis co-occurrence mengidentifikasi beberapa kluster penelitian dominan, termasuk studi klinis dan kognitif, diagnosis pada masa kanak-kanak awal, mekanisme genetik dan biologis, serta pendekatan diagnostik berbasis teknologi seperti neuroimaging. Visualisasi kepadatan lebih lanjut mengonfirmasi bahwa tema penelitian inti terkonsentrasi di sekitar intervensi klinis dan pemahaman perilaku, sementara topik-topik yang muncul seperti konektivitas fungsional dan pencitraan diagnostik canggih semakin menarik perhatian. Selain itu, pola kolaborasi menunjukkan bahwa output penelitian didominasi oleh negara-negara maju, yang menunjukkan kebutuhan untuk partisipasi global yang lebih luas. Meskipun perkembangan bidang ini sangat cepat, masih ada kesenjangan, terutama di daerah yang kurang terwakili dan desain penelitian longitudinal. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang evolusi penelitian ASD dan menawarkan wawasan tentang arah masa depan, dengan menekankan pentingnya integrasi interdisipliner dan inovasi teknologi dalam memajukan bidang ini.

Penelitian ini memberikan pemetaan bibliometrik komprehensif tentang tren penelitian Gangguan Spektrum Autisme, mengungkapkan bidang yang berkembang dengan cepat dan interdisipliner.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian ASD telah berevolusi dari fokus utama pada diagnosis klinis menuju dimensi yang lebih komprehensif, yaitu kognitif, biologis, dan teknologi.Tema inti seperti terapi, diagnosis pada masa kanak-kanak awal, dan patophysiology tetap dominan, sementara area yang muncul seperti neuroimaging dan teknologi diagnostik canggih menunjukkan arah penelitian masa depan.Meskipun kemajuan yang dicapai, masih ada kesenjangan dalam hal perwakilan penelitian global dan penjelajahan topik yang kurang berkembang.Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman struktur intelektual dan evolusi penelitian ASD, memberikan wawasan berharga bagi para akademisi dan pembuat kebijakan dalam membentuk agenda penelitian masa depan dan mendorong pendekatan yang lebih inklusif dan inovatif di bidang ini.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara penelitian ASD di negara-negara maju dan negara-negara berkembang, dengan mempertimbangkan perbedaan konteks sosial, ekonomi, dan budaya. Selain itu, perlu dilakukan penelitian longitudinal yang menyeluruh untuk memahami perjalanan hidup individu dengan ASD, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan intervensi yang efektif. Terakhir, penelitian yang berfokus pada inovasi teknologi, seperti penggunaan kecerdasan buatan dan alat digital untuk deteksi dini dan intervensi pribadi, dapat membuka peluang baru dalam mendukung individu dengan ASD.

  1. Vol. 4 No. 01 (2026): The Eastasouth Journal of Learning and Educations (ESLE) | The Eastasouth Journal... esj.eastasouth-institute.com/index.php/esle/issue/view/73Vol 4 No 01 2026 The Eastasouth Journal of Learning and Educations ESLE The Eastasouth Journal esj eastasouth institute index php esle issue view 73
Read online
File size543.09 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test