EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE

ESLEESLE

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis kompetensi pedagogis guru dalam menerapkan model pembelajaran E-A-S-I (Exposure, Analogy, Social Action, Impact Writing) berbasis literasi dasar di SDN Cipanengah, Sukabumi. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, melibatkan lima guru dari kelas III hingga VI sebagai peserta. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi kelas non-partisipatif, dan analisis dokumen rencana pelajaran serta karya siswa. Temuan menunjukkan bahwa meskipun guru berhasil merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan berbasis siswa, mereka menghadapi hambatan signifikan selama penerapan praktis, terutama pada tahap Analogi dan Penulisan Dampak karena paradigma guru sentris dan keterampilan membaca/menulis kritis siswa yang rendah. Keterbatasan ruang dan jumlah siswa yang besar juga membatasi mobilitas fisik selama tahap Tindakan Sosial. Studi ini merekomendasikan perubahan dari pelatihan teknis-prosedural menjadi mentoring reflektif dan komunitas pembelajaran internal (Learning Studies) untuk memperkuat agensi guru.

Penerapan model pembelajaran E-A-S-I berbasis literasi dasar di SDN Cipanengah Sukabumi menunjukkan bahwa kompetensi administratif guru dalam merancang desain pembelajaran baik, tetapi eksekusi praktis model masih tidak merata.Temuan utama menunjukkan bahwa tahap Exposure dapat diimplementasikan dengan baik, sementara tahap Analogy dan Penulisan Dampak paling sulit karena guru kesulitan membangun jembatan metaforis, merancang scaffolding tulisan reflektif, dan mengarahkan literasi kritis siswa.Tahap Tindakan Sosial dibatasi oleh kelas yang penuh dan ruang terbatas, mengurangi efektivitas kerja kelompok.Pengembangan guru harus beralih dari pelatihan teknis singkat menuju pembelajaran berkelanjutan, mentoring reflektif, dan studi pelajaran berbasis sekolah yang memperkuat pengetahuan pedagogis konten, konstruksi analogi, dan umpan balik formatif.Implementasi masa depan harus menyediakan contoh modul pembelajaran E-A-S-I konkret, scaffolding multimodal, dan menyesuaikan tugas Tindakan Sosial ke aktivitas skala kecil berbasis kelas atau komunitas agar model dapat diterapkan lebih konsisten dalam pembelajaran literasi dasar.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan guru berbasis komunitas pembelajaran untuk meningkatkan penerapan model E-A-S-I secara konsisten. Selain itu, penelitian tentang adaptasi model E-A-S-I untuk kelas besar dengan memanfaatkan teknologi seperti realitas augmentasi untuk mengatasi keterbatasan ruang fisik juga relevan. Terakhir, studi tentang integrasi metode refleksi audio-visual dalam penulisan dampak dapat membantu siswa yang memiliki gaya belajar audio-visual untuk mengurangi ketergantungan pada format tulisan formal.

  1. PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI MEDIA WAYANG SUKURAGA BERBASIS 5 KARAKTER DI KELAS TINGGI... ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/at-tadib/article/view/19392PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI MEDIA WAYANG SUKURAGA BERBASIS 5 KARAKTER DI KELAS TINGGI ejournal uika bogor ac index php at tadib article view 19392
  2. The E-A-S-I (Exposure-Analogy Visual-Social Action-Impact Writing) Learning Model: Improving Reflective... e-journal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/primaryedu/article/view/4124The E A S I Exposure Analogy Visual Social Action Impact Writing Learning Model Improving Reflective e journal stkipsiliwangi ac index php primaryedu article view 4124
  3. Reflection on Indonesia's PISA Scores and the 2024 Madrasah Teacher Competency Assessment Results:... doi.org/10.37630/jpi.v15i1.2559Reflection on Indonesias PISA Scores and the 2024 Madrasah Teacher Competency Assessment Results doi 10 37630 jpi v15i1 2559
Read online
File size590.72 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test