E JOURNALSANGKAKALAE JOURNALSANGKAKALA

Davar : Jurnal TeologiDavar : Jurnal Teologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menguji dan membuktikan mengenai pemahaman jemaat tentang . Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, Pertama: Kecenderungan usaha pencegahan perceraian (Y) adalah pada kategori sangat efektif karena dihasilkan lower and upper bound antara 140,5052 sampai 143,5408. Kedua: Kecenderungan indikator penanaman nilai-nilai kasih dan ikat janji pernikahan (X1) adalah sangat efektif dan dihasilkan lower and upper bound antara 44,5236 sampai 45,6423. Ketiga: Latar belakang pendidikan dan lamanya berjemaat secara signifikan membantu dalam usaha pencegahan perceraian (Y) di Gereja Kristen Sangkakala Indonesia Jemaat Betlehem.

1) Kecenderungan usaha pencegahan perceraian (Y) adalah pada kategori sangat efektif secara signifikan pada α<0,05.Dihasilkan lower and upper bound antara 140,5052 sampai 143,5408.2) Kecenderungan penanaman nilai-nilai kasih dan ikat janji pernikahan (X1) adalah pada kategori sangat efektif secara signifikan pada α<0,05.Dihasilkan lower and upper bound antara 44,5236 sampai 45,6423.3) Kecenderungan penanaman nilai-nilai peran dan fungsi masing-masing dalam keluarga (X2) adalah pada kategori sangat efektif secara signifikan pada α<0,05.Dihasilkan lower and upper bound antara 27,4801 sampai 28,0960.3) Kecenderungan penanaman nilai-nilai kesatuan dalam keluarga secara utuh (X3) adalah pada kategori sangat efektif secara signifikan pada α<0,05.Dihasilkan lower and upper bound antara 31,8194 sampai 32,5492.4) kecenderungan penanaman nilai-nilai penerimaan satu dengan yang lainnya serta tanggung jawab (X4) adalah pada kategori sangat efektif secara signifikan pada α<0,05.Dihasilkan lower and upper bound antara 36,5529 sampai 37,3826.

Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan studi mengenai pengaruh program edukasi tentang pernikahan terhadap pengurangan tingkat perceraian di lingkungan gereja. Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah bagaimana efektivitas pelatihan dan penyuluhan terkait pernikahan dalam menciptakan keharmonisan keluarga di kalangan jemaat? Selanjutnya, penelitian juga bisa diarahkan untuk mengeksplorasi hubungan antara faktor eksternal seperti ekonomi dan hubungan sosial dengan keberhasilan usaha pencegahan perceraian di gereja. Akhirnya, penting untuk meneliti dampak dari keterlibatan gereja dalam memberikan dukungan emosional dan praktis terhadap pasangan yang sedang menghadapi konflik dalam pernikahan.

Read online
File size180.9 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test