FIP UNGFIP UNG
Student Journal of Community EducationStudent Journal of Community EducationPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan . Jenis Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa untuk pemberdayaan kader kesehatan dalam pencegahan stunting di Kecamatan Randangan melalui tiga indikator yakni mengadakan pelatihan dan penyuluhan kepada kader kesehatan (Enabling) melalui program refresing kader untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan stunting di tiap-tiap desa. Pada tahap ini kader kesehatan akan menjalani proses belajar (Empowering) tentang pengetahuan stunting, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar lengan, pengukuran berat badan, makanan bergizi, air, sanitasi, dan lingkungan yang baik. (Protecting) dalam upaya meningkatkan kapasitas mereka sebagai kader tentu para kader membutuhkan bantuan dari bidan dan petugas puskesmas dalam pelayanan kesehatan yakni posyandu. Bidan dan tenaga kesehatan puskesmas harus selalu mensuport para kader agar kader bisa bekerja lebih baik dan lebih mandiri dalam penanggulangan stunting yang ada diwilayahnya masing-masing.
Pemberdayaan kader kesehatan adalah upaya penting untuk mengatasi kurangnya pengetahuan dan pengembangan kapasitas mereka dalam penanggulangan stunting, yang awalnya banyak kader belum menyadari bahaya stunting.Studi ini menunjukkan bahwa pemberdayaan di Kecamatan Randangan dilakukan melalui pelatihan dan penyuluhan oleh Pemerintah Kecamatan dan tenaga kesehatan Puskesmas Motolohu.Upaya ini mencakup pembinaan, pendampingan, serta pemantauan rutin di posyandu, bertujuan agar kader dan masyarakat memahami stunting, penyebabnya, dan cara pencegahannya secara lebih baik.
Penelitian sebelumnya telah mendeskripsikan upaya pemberdayaan kader kesehatan dalam pencegahan stunting. Untuk mengembangkan pemahaman lebih lanjut, penelitian masa depan dapat berfokus pada evaluasi kuantitatif terhadap efektivitas program pemberdayaan tersebut. Misalnya, sebuah studi dapat mengukur secara spesifik bagaimana pelatihan dan penyuluhan yang diberikan kepada kader berkorelasi dengan peningkatan tingkat partisipasi masyarakat di posyandu, perubahan perilaku gizi positif pada keluarga balita, atau bahkan penurunan angka stunting di wilayah yang mendapatkan intervensi. Pertanyaan penelitian bisa meliputi: seberapa besar kontribusi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader terhadap perubahan status gizi balita dalam jangka waktu tertentu, dan apakah ada perbedaan signifikan antara wilayah yang menerapkan program pemberdayaan intensif dengan wilayah yang kurang intensif.. . Selain itu, penting juga untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan dan motivasi kader kesehatan dalam jangka panjang. Studi selanjutnya bisa mengeksplorasi tantangan apa saja yang dihadapi kader setelah pelatihan, seperti beban kerja, dukungan dari fasilitas kesehatan, insentif, atau konflik internal, dan bagaimana faktor-faktor ini memengaruhi komitmen mereka untuk terus berpartisipasi aktif. Memahami elemen-elemen ini akan membantu merancang strategi dukungan yang lebih baik agar pemberdayaan tidak hanya bersifat sesaat.. . Terakhir, penelitian di masa mendatang dapat menyelidiki persepsi dan pengalaman masyarakat, khususnya orang tua balita dan ibu hamil, terhadap peran kader kesehatan yang telah diberdayakan. Bagaimana masyarakat menilai kualitas layanan yang diberikan kader, apakah informasi yang disampaikan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mereka, serta sejauh mana tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kader dalam hal edukasi stunting. Studi ini dapat memberikan wawasan berharga dari sudut pandang penerima layanan, yang esensial untuk memastikan program pencegahan stunting benar-benar mencapai sasarannya dan diterima secara luas.
| File size | 267.75 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
FIP UNGFIP UNG 2)Empati dalam pelayanan yaitu menjelaskan sikap yang timbul dari pelayanan. 3) memberikan pelayanan sangat mempengaruhi perilaku pengunjun saat mendapatkan2)Empati dalam pelayanan yaitu menjelaskan sikap yang timbul dari pelayanan. 3) memberikan pelayanan sangat mempengaruhi perilaku pengunjun saat mendapatkan
FIP UNGFIP UNG Secara individual, perilaku menyimpang remaja dapat dilihat sebagai bentuk ekspresi dari dorongan rasa ingin tahu yang tinggi, pencarian jati diri, danSecara individual, perilaku menyimpang remaja dapat dilihat sebagai bentuk ekspresi dari dorongan rasa ingin tahu yang tinggi, pencarian jati diri, dan
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini menganalisis peran Bank Sampah Unit (BSU) Sekar Indah II sebagai inovasi sosial berbasis komunitas dalam mengatasi masalah sampah dan meningkatkanPenelitian ini menganalisis peran Bank Sampah Unit (BSU) Sekar Indah II sebagai inovasi sosial berbasis komunitas dalam mengatasi masalah sampah dan meningkatkan
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Namun uji kompetensi pada Diploma III keperawatan masih menimbulkan pro dan kontra pada mahasiswa, dosen, pengelola dan pimpinan intitusi. Progam Uji KompetensiNamun uji kompetensi pada Diploma III keperawatan masih menimbulkan pro dan kontra pada mahasiswa, dosen, pengelola dan pimpinan intitusi. Progam Uji Kompetensi
STAITTDSTAITTD Syekh Salman Daim Bandar Tinggi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan santri dalam membaca dan menghafal Al-Quran dengan tajwid yang benarSyekh Salman Daim Bandar Tinggi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan santri dalam membaca dan menghafal Al-Quran dengan tajwid yang benar
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi guru, kebijakan kurikulum adaptif, dan pemerataan akses untuk kemajuan mutu pendidikan. TemuanPenelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi guru, kebijakan kurikulum adaptif, dan pemerataan akses untuk kemajuan mutu pendidikan. Temuan
UMPRUMPR Berangkat dari latar belakang pendidikan yang berbeda, yakni santriwati dari lulusan SD/MI (program reguler) dan santriwati lulusan SLTP/MTs (program intensif),Berangkat dari latar belakang pendidikan yang berbeda, yakni santriwati dari lulusan SD/MI (program reguler) dan santriwati lulusan SLTP/MTs (program intensif),
UNEJUNEJ Selanjutnya, akan dibahas bagaimana Ormas Indonesia membantu meningkatkan pemahaman terhadap isu difabel untuk menghilangkan kesenjangan pengetahuan antaraSelanjutnya, akan dibahas bagaimana Ormas Indonesia membantu meningkatkan pemahaman terhadap isu difabel untuk menghilangkan kesenjangan pengetahuan antara
Useful /
FIP UNGFIP UNG Fokus kajian diarahkan pada penyebab perceraian yang terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif.Fokus kajian diarahkan pada penyebab perceraian yang terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif.
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Berdasarkan analisis data dan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi GIST dalam mengajar teks recount untuk siswa dalam keterampilanBerdasarkan analisis data dan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi GIST dalam mengajar teks recount untuk siswa dalam keterampilan
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05, sehinggaHasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05, sehingga
EJGTAEJGTA The join of the graph K1 with another graph is an interesting graph. In the following we investigate adjacency bases of K1 H. 17 concludes that for everyThe join of the graph K1 with another graph is an interesting graph. In the following we investigate adjacency bases of K1 H. 17 concludes that for every