FIP UNGFIP UNG

Jambura Journal of Community EmpowermentJambura Journal of Community Empowerment

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren inovasi pengembangan kurikulum berbasis teknologi untuk mewujudkan sekolah dasar yang adaptif dan berdaya saing di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis, data dikumpulkan dari jurnal bereputasi, buku, dan dokumen kebijakan nasional yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Sampel terdiri atas 20 artikel jurnal, 5 buku, dan beberapa kebijakan pemerintah. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi tema utama seperti TPACK, hybrid learning, tantangan infrastruktur, daya saing sekolah, dan pembelajaran personalisasi. Hasil penelitian menunjukkan integrasi teknologi secara signifikan meningkatkan efektivitas pengajaran dan keterlibatan siswa, dengan tantangan disparitas infrastruktur digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi guru, kebijakan kurikulum adaptif, dan pemerataan akses untuk kemajuan mutu pendidikan. Temuan diharapkan menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan pendidik dalam perencanaan strategis reformasi pendidikan abad 21.

Penelitian ini menegaskan bahwa inovasi pengembangan kurikulum berbasis teknologi di sekolah dasar merupakan kebutuhan strategis yang krusial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk sekolah adaptif yang berdaya saing di era digital.Peningkatan kompetensi guru dalam menguasai dan mengaplikasikan teknologi melalui kerangka TPACK menjadi fondasi utama keberhasilan inovasi ini.Disparitas infrastruktur digital antara wilayah urban dan pedesaan masih menjadi hambatan utama yang memerlukan intervensi kebijakan tepat guna agar pemerataan akses teknologi dapat tercapai.Pembelajaran hybrid dan personalisasi menggunakan AI serta teknologi VR-STEAM di SD terbukti secara empiris meningkatkan keterlibatan, retensi, serta keterampilan abad 21 siswa.Namun, efektivitas inovasi ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan dukungan kebijakan yang komprehensif, termasuk pelatihan guru berkelanjutan, pengembangan konten lokal, serta regulasi data pribadi siswa.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak AI dalam pembelajaran personalisasi di sekolah pedesaan, studi tentang efektivitas model hybrid learning untuk daerah terpencil, serta pengembangan konten digital berbasis budaya lokal yang inklusif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang strategi pelatihan TPACK yang kontekstual untuk guru di wilayah dengan akses teknologi terbatas. Terakhir, kajian tentang integrasi realitas virtual dalam kurikulum STEAM untuk meningkatkan keterampilan abad 21 secara merata di seluruh Indonesia.

Read online
File size262.79 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test