FIP UNGFIP UNG

Jambura Journal of Community EmpowermentJambura Journal of Community Empowerment

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai interaksi sosial remaja setelah mengenal TikTok di kampung kemayungan desa sukajaya kecamatan pontang kabupaten serang, yang meliputi gaya komunikasi, perubahan bahasa, perubahan pola interaksi, perubahan penampilan, perubahan pola kebiasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memberikan pengaruh besar terhadap perubahan gaya komunikasi remaja, yang kini lebih ekspresif dan berbasis visual melalui video pendek. Dalam aspek bahasa, muncul ragam bahasa baru yang bersifat kreatif namun berisiko menurunkan kualitas bahasa formal. Interaksi sosial remaja juga mengalami pergeseran, dari yang sebelumnya lebih banyak dilakukan secara langsung menjadi lebih dominan secara daring. Selain itu, TikTok turut memengaruhi cara berpakaian dan penampilan remaja yang cenderung mengikuti tren viral. Dari sisi kebiasaan, terjadi penurunan aktivitas fisik serta peningkatan durasi penggunaan gadget, meskipun di sisi lain mendorong peningkatan kreativitas. Dapat disimpulkan bahwa TikTok tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga membentuk pola perilaku sosial remaja. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dari orang tua, guru, dan masyarakat untuk mengarahkan penggunaan TikTok secara bijak dan positif.

Dapat disimpulkan bahwa TikTok memberikan dampak signifikan terhadap perubahan gaya komunikasi, pola interaksi, dan penampilan remaja.Penggunaan TikTok menyebabkan pergeseran dari interaksi langsung ke virtual, munculnya bahasa kreatif yang berisiko merusak kualitas bahasa formal, serta perubahan pola kebiasaan seperti penurunan aktivitas fisik.Namun, TikTok juga memiliki manfaat positif seperti meningkatkan kreativitas dan pembelajaran bahasa asing.Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dari orang tua, guru, dan masyarakat untuk mengarahkan penggunaan TikTok secara bijak dan positif.

1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan TikTok terhadap kemampuan bahasa formal remaja, khususnya dalam konteks pendidikan. 2) Mengeksplorasi potensi TikTok sebagai media pembelajaran kreatif yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan ekspresi diri dan kemandirian remaja. 3) Memperkuat peran pendidik dalam menyusun strategi penggunaan TikTok untuk memperkaya metode pembelajaran interaktif di sekolah, sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap konsentrasi belajar.

Read online
File size294.2 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test