URINDOURINDO
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)TB paru atau tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular langsung yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tubeculosis. Kuman ini paling sering menyerang organ paru dengan sumber penularan adalah pasien TB BTA positif. Hingga saat ini, penyakit TB merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat karena merupakan salah satu penyakit dari sepuluh penyakit yang memiliki angka kematian tertinggi di dunia. Pada tahun 2017 di Jakarta timur kasus dengan beban TB paru terbanyak di temukan di Puskesmas Kecamatan kramat jati sebanyak 2.639 orang (Min 51 orang MDR ), jumlah perkiraan kasus MDR 2% dari kasus TB paru kasus baru dan ditambah 12% kasus TB paru yang kasus kambuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor resiko pada kejadian TB Paru BTA positif di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control. Sampel berjumlah 80 orang yang terbagi untuk kasus dan control dengan perbandingan 1:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor resiko yang berhubungan signifikan dengan kejadian TB paru antara lain Pendidikan (p value 0,042), pekerjaan (p value 0,022), pengetahuan (p value 0,038), pencahayaan rumah (p value 0,024), dan kepadatan hunian (p value 0, 032). Saran yang dapat diberikan adalah memberikan pelatihan dan mengaktifkan peran kader TB untuk berpartisipasi dalam penanggulangan TB paru, serta meningkatkan edukasi terhadap masyarakat dan keluarga pasien TB terkait pencegahan dan penanggulangan TB paru.
Faktor risiko yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian TB paru di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur antara lain pendidikan (p value 0,042), pekerjaan (p value 0,022), pengetahuan (p value 0,038), pencahayaan rumah (p value 0,024), dan kepadatan hunian (p value 0, 032).Untuk menurunkan resiko terjadinya kasus tersebut, dapat dilakukan dengan cara.Melaksanakan pertemuan tingkat puskesmas kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelatihan dan mengaktifkan peran kepala kelurahan, perangkat kelurahan, kader TB untuk ikut berpartisipasi dalam melaksanakan program penanggulangan TB paru.Meningkatkan pencatatan dan dokumentasi mengenai pelaksanaan program TB paru baik di puskesmas maupun di lapangan agar dapat memudahkan pemegang program untuk mengambil kebijakan.Diadakan nya pelatihan khusus untuk PMO (pemantau minum obat) di Puskesmas secara rutin mengenai peran, tugas serta keterampilan yang perlu PMO miliki.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak urbanisasi terhadap penyebaran TB paru di area perkotaan yang padat penduduk, karena kepadatan hunian dan lingkungan kerja menjadi faktor risiko utama. Selain itu, pentingnya evaluasi kembali peran kader TB dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan TB, terutama di daerah dengan tingkat pengetahuan rendah. Penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara kualitas layanan kesehatan di Puskesmas dengan tingkat kesadaran masyarakat terhadap TB, serta dampak perbaikan infrastruktur rumah (seperti pencahayaan dan ventilasi) terhadap penurunan insidensi TB paru.
| File size | 296.37 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terapi komplementer merupakan pendekatan suportif yang efektif dan holistik dalam perawatan penyakit kronis, namunKesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terapi komplementer merupakan pendekatan suportif yang efektif dan holistik dalam perawatan penyakit kronis, namun
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hand hygiene dan etika batuk setelah dilakukan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan tersebut efektif dalamTerdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hand hygiene dan etika batuk setelah dilakukan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan tersebut efektif dalam
ITSCIENCEITSCIENCE Oleh karena itu, kombinasi pemeriksaan mikroskopis dan molekuler direkomendasikan untuk meningkatkan akurasi diagnosis serta mendukung pengendalian TBOleh karena itu, kombinasi pemeriksaan mikroskopis dan molekuler direkomendasikan untuk meningkatkan akurasi diagnosis serta mendukung pengendalian TB
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Populasi dan sampel penelitian ini yaitu 98 ibu yang memiliki anak usia prasekolah di Desa Wisata Sade. Metode pengambilan sampel adalah total sampling.Populasi dan sampel penelitian ini yaitu 98 ibu yang memiliki anak usia prasekolah di Desa Wisata Sade. Metode pengambilan sampel adalah total sampling.
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Responden lebih banyak mengalami demam dengan durasi panjang yaitu sebanyak 61 (87,1%) daripada mengalami demam dengan durasi pendek sebanyak 9 (12,9%).Responden lebih banyak mengalami demam dengan durasi panjang yaitu sebanyak 61 (87,1%) daripada mengalami demam dengan durasi pendek sebanyak 9 (12,9%).
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
URINDOURINDO Masyarakat yang menilai jumantik telah melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan baik sebanyak 66 orang (60,6%), pemantauan jentikMasyarakat yang menilai jumantik telah melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan baik sebanyak 66 orang (60,6%), pemantauan jentik
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Responden menyatakan bahwa 25% Tuberkulosis paru disebabkan oleh kuman dan bakteri, 70% menyatakan bahwa Tuberkulosis paru disebabkan oleh debu, asap danResponden menyatakan bahwa 25% Tuberkulosis paru disebabkan oleh kuman dan bakteri, 70% menyatakan bahwa Tuberkulosis paru disebabkan oleh debu, asap dan
Useful /
UNIKOMUNIKOM Pelayanan Angkutan Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) ini berbasis pelayanan angkutan umum dengan rute pelayanan dari suatu titik asal ke titik tujuanPelayanan Angkutan Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) ini berbasis pelayanan angkutan umum dengan rute pelayanan dari suatu titik asal ke titik tujuan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Sebanyak 20 lansia berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah rata-rata dari 159/97 mmHg menjadiSebanyak 20 lansia berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah rata-rata dari 159/97 mmHg menjadi
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana berupa aktivitas fisik terstruktur dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat. DisarankanHasil ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana berupa aktivitas fisik terstruktur dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat. Disarankan
POLITAPPOLITAP Studi ini menegaskan bahwa kombinasi antara kualitas teknis dan pelayanan yang baik merupakan kunci utama dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang memuaskan.Studi ini menegaskan bahwa kombinasi antara kualitas teknis dan pelayanan yang baik merupakan kunci utama dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang memuaskan.