FMIPAUKITFMIPAUKIT

Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)

Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh agen mikrobiologi yaitu bakteri. Kemampuan bakteri dalam menginvasi dan menimbulkan infeksi ini disebut sebagai pathogen. Hasil skrining fitokimia menghasilkan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, fenolik berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri infusa akar mangrove Sonneratia alba terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Salmonella typhi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium, menggunakan metode sumuran dengan melakukan tiga kali pengulangan pada 5 serial konsentrasi, 1 kontrol positif dan 1 kontrol negatif untuk dua jenis bakteri yaitu Propionibacterium acnes dan Salmonella typhi. Hasil yang di dapat dari uji kruskal wallis pada bakteri Propionibacterium acnes yaitu Sig 0,028 < 0,05, dan hasil uji ANOVA pada bakteri Salmonella typhi dari nilai Sig = 0.000 < 0.05. Dan diketahui pada bakteri Propionibacterium acnes bahwa konsentrasi 25% menghambat sebesar 5,83 mm, konsentrasi 50% menghambat sebesar 6,3 mm, konsentrasi 100% menghambat sebesar 9,43 mm. Dan pada bakteri Salmonella typhi bahwa konsentrasi diketahui bahwa konsentrasi 25% menghambat sebesar 9,73 mm, konsentrasi 50% menghambat sebesar 9,43 mm, konsentrasi 100% menghambat sebesar 11,57 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa infusa akar Sonneratia alba memiliki aktivitas sebagai antibakteri pada bakteri Propionibacterium acnes dan Salmonella typhii.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa infusa akar mangrove Sonneratia alba memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Salmonella typhi.Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi 25%, 50%, dan 100% memiliki diameter rata-rata berturut-turut untuk bakteri Propionibacterium acnes yaitu 5,83 mm.Sedangkan untuk bakteri Salmonella typhi, konsentrasi 25% dan 50% memiliki diameter rata-rata 9,73 mm dan 9,43 mm.yang dikategorikan sebagai moderat, sedangkan konsentrasi 100% memiliki diameter rata-rata 11,57 mm.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai mekanisme kerja senyawa aktif dalam Sonneratia alba sebagai antibakteri. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada isolasi dan identifikasi senyawa-senyawa spesifik yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakteri tersebut. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas Sonneratia alba dalam mengobati infeksi bakteri pada manusia, dengan mempertimbangkan dosis dan keamanan penggunaan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakteri tersebut, serta menguji efektivitasnya terhadap bakteri yang resisten terhadap antibiotik konvensional.

Read online
File size524.13 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test