FMIPAUKITFMIPAUKIT
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Penyakit infeksi, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia, menjadi masalah kesehatan yang sering dihadapi, salah satunya disebabkan oleh bakteri. Penelitian ini menguji aktivitas antibakteri sari daun sirih cina terhadap bakteri Staphylococcus aureus, dengan kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid, tanin, dan flavonoid yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga kali pengulangan pada lima konsentrasi sari, serta satu kontrol positif dan negatif. Metode yang digunakan adalah metode difusi agar, dan hasil pengujian menunjukkan bahwa sari daun sirih cina memiliki potensi antibakteri terhadap Staphylococcus aureus pada berbagai konsentrasi yang diuji. Konsentrasi yang digunakan adalah 6µL/disc, 8µL/disc, 10µL/disc, 12µL/disc, dan 14µL/disc, di mana semua kategori ini menghasilkan zona hambat yang termasuk dalam kategori sedang menurut Susanto (2012). Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis menghasilkan nilai signifikan 0,035 (< 0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara masing-masing konsentrasi yang diuji. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sari daun sirih cina memiliki aktivitas antibakteri yang efektif terhadap Staphylococcus aureus.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sari daun sirih cina menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.Hasil pengujian menunjukkan bahwa berbagai konsentrasi sari daun sirih cina efektif menghambat pertumbuhan bakteri tersebut dengan kategori sedang.Analisis statistik Kruskal-Wallis mengkonfirmasi adanya perbedaan signifikan dalam aktivitas antibakteri pada setiap konsentrasi yang diuji.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa-senyawa spesifik dalam sari daun sirih cina yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, sehingga dapat dikembangkan menjadi agen antibakteri yang lebih efektif. Selain itu, studi in vivo perlu dilakukan untuk menguji efektivitas dan keamanan sari daun sirih cina dalam mengobati infeksi Staphylococcus aureus pada model hewan atau manusia. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi sediaan farmasi yang optimal dari sari daun sirih cina, seperti salep atau gel, untuk meningkatkan stabilitas dan penyerapan senyawa aktifnya, serta memperluas potensi aplikasinya dalam bidang kesehatan.
| File size | 411.58 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UnmulUnmul Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang mengalami penyakit infeksi memiliki kecenderungan lebih tinggi dalam memanfaatkan layanan kesehatanHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang mengalami penyakit infeksi memiliki kecenderungan lebih tinggi dalam memanfaatkan layanan kesehatan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Mendalo Laut, Wilayah Kerja Puskesmas Penyengat Olak, Kabupaten Muaro Jambi, setelahHasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Mendalo Laut, Wilayah Kerja Puskesmas Penyengat Olak, Kabupaten Muaro Jambi, setelah
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Kepatuhan minum obat masih menjadi masalah pada pasien TB paru meskipun sudah ditetapkan pengawas minum obat (PMO) untuk mensukseskan pengobatan dan mencegahKepatuhan minum obat masih menjadi masalah pada pasien TB paru meskipun sudah ditetapkan pengawas minum obat (PMO) untuk mensukseskan pengobatan dan mencegah
ITK AVICENNAITK AVICENNA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang anemia, kadar hemoglobin dan hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan statusPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang anemia, kadar hemoglobin dan hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan status
ITK AVICENNAITK AVICENNA typhi dan untuk mengetahui karakterisasi senyawa antibakteri dari fraksi C. moschata Duch. Metode: Sampel uji yang digunakan diekstraksi dengan metodetyphi dan untuk mengetahui karakterisasi senyawa antibakteri dari fraksi C. moschata Duch. Metode: Sampel uji yang digunakan diekstraksi dengan metode
ITK AVICENNAITK AVICENNA Metode: Penelitian ini adalah uji coba terkontrol secara acak pada 76 remaja putri. Peserta dialokasikan menjadi dua kelompok yakni (kelompok intervensiMetode: Penelitian ini adalah uji coba terkontrol secara acak pada 76 remaja putri. Peserta dialokasikan menjadi dua kelompok yakni (kelompok intervensi
ITK AVICENNAITK AVICENNA Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya sosialisasi, keterbatasan fasilitas, dan resistensi dari sebagian masyarakat terhadap penggunaan alatNamun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya sosialisasi, keterbatasan fasilitas, dan resistensi dari sebagian masyarakat terhadap penggunaan alat
ITK AVICENNAITK AVICENNA Metode: Studi kasus pada ibu bersalin berdasarkan hasil pencarian evidence based menggunakan data elektronik berdasarkan Pubmed dan Google Scholar denganMetode: Studi kasus pada ibu bersalin berdasarkan hasil pencarian evidence based menggunakan data elektronik berdasarkan Pubmed dan Google Scholar dengan
Useful /
UMLAUMLA Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas. Hasil menunjukkanAnalisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas. Hasil menunjukkan
LEMHANNASLEMHANNAS Penelitian ini juga memeriksa kontribusi pendekatan budaya ini terhadap strategi resolusi konflik yang lebih efektif dan berkelanjutan, selaras denganPenelitian ini juga memeriksa kontribusi pendekatan budaya ini terhadap strategi resolusi konflik yang lebih efektif dan berkelanjutan, selaras dengan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil pelaksanaan kegiatan yang diikuti sebanyak 14 orang didapatkan tingkat pengetahuan sasaran tentang imunisasi dasar sebelum penyuluhan hanya sebanyakHasil pelaksanaan kegiatan yang diikuti sebanyak 14 orang didapatkan tingkat pengetahuan sasaran tentang imunisasi dasar sebelum penyuluhan hanya sebanyak