LOCANALOCANA

LOCANALOCANA

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan budaya membaca serta hasil pembelajar lalu mendeskripsikan hubungan budaya membaca dengan hasil belajar peserta didik di SMAN 4 Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini, yaitu korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan: (1) skor rata-rata budaya membaca peserta didik sebesar 108,55 dan tergolong dalam kategori sedang; (2) nilai rata-rata (mean) hasil belajar peserta didik sebesar 79,26 dan tergolong kategori sedang; (3) terdapat perolehan koefisien positif dan signifikan dengan angka korelasi sebesar 0,513. Hasil korelasi ini tergolong hubungan yang agak rendah karena angka koefisien korelasi terdapat pada selang 0.400-0.600. Berdasarkan hasil analisis di atas, Ha diambil dan Ho dibuang. Ha yang diambil dalam penelitian: ada hubungan yang baik dan relevan antara budaya membaca dengan hasil belajar Bahasa Indonesia.

Budaya membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas XII SMAN 4 Banjarmasin keduanya tergolong dalam kategori sedang.Penelitian ini menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara budaya membaca dengan hasil belajar Bahasa Indonesia, meskipun korelasi yang didapat tergolong agak rendah dengan nilai 0,513.

Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara budaya membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia, meski korelasinya tergolong agak rendah. Untuk penelitian lanjutan, menarik untuk lebih mendalami faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Salah satu arah penelitian bisa berfokus pada evaluasi mendalam terhadap efektivitas program literasi sekolah, seperti program Lima Belas Menit Membaca, jika diimplementasikan dengan strategi yang lebih terstruktur dan didukung fasilitas yang memadai. Pertanyaan penelitian bisa meliputi, Bagaimana efektivitas program literasi sekolah jika disertai dengan strategi pendampingan yang intensif dan apakah ada perbedaan dampak signifikan pada peningkatan budaya membaca serta hasil belajar peserta didik? Selain itu, karena korelasi yang ditemukan agak rendah, penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. Misalnya, bisa dipertimbangkan untuk meneliti pengaruh motivasi intrinsik siswa, gaya belajar, atau bahkan metode pengajaran guru dalam memfasilitasi pemahaman teks panjang. Lebih jauh lagi, studi kualitatif mendalam akan sangat bermanfaat untuk menggali persepsi dan pengalaman peserta didik sendiri mengenai tantangan dalam membaca dan belajar Bahasa Indonesia, serta strategi yang mereka gunakan. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang mengapa dan bagaimana budaya membaca terbentuk atau tidak terbentuk, dan bagaimana hal tersebut benar-benar memengaruhi kinerja akademik mereka.

Read online
File size240.18 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test