ALFARABIALFARABI
Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia DiniEdu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia DiniPenelitian ini didorong oleh kemampuan rendah anak usia dini dalam mengenali huruf di Pusat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Darmawan, di mana sebagian besar anak masih kesulitan membedakan bentuk dan bunyi huruf. Kondisi ini disebabkan oleh kegiatan belajar konvensional yang tidak memanfaatkan media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penggunaan Media Pohon Literasi dalam meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam mengenali huruf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sumber data penelitian meliputi guru, siswa, dan pengamatan terhadap kegiatan belajar di kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk penerapan yang dilakukan oleh guru PAUD Darmawan, yaitu pembuatan dan penataan Media Pohon Literasi di lingkungan kelas, kegiatan mengenali huruf melalui Media Pohon Literasi, pengembangan kosa kata dan keterampilan membaca awal, kegiatan bercerita dan ungkapan bahasa anak melalui Media Pohon Literasi, eksplorasi pemahaman siswa melalui kegiatan menempelkan daun huruf, dan elaborasi pemahaman siswa dalam kegiatan menebak huruf dan kata. Pelaksanaan telah menunjukkan hasil, dengan Media Pohon Literasi secara signifikan meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali huruf. Sebelum pelaksanaan, hanya sekitar 37-40% anak yang mampu mengenali huruf, tetapi setelah kegiatan, ini meningkat menjadi 87-90%. Anak menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam menamai dan mengenali huruf melalui kegiatan menyenangkan seperti menempelkan daun huruf, bercerita, dan menebak kata.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Media Pohon Literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali huruf di PAUD Darmawan.Penerapan media ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini.Hasil penilaian formatif menunjukkan bahwa sebelum penerapan Media Pohon Literasi, sebagian besar anak masih kesulitan mengenali bentuk dan bunyi huruf.Dari 30 anak, hanya sekitar 11-13 anak (37-43%) yang mampu mengenali huruf dengan baik.Namun, setelah mengikuti serangkaian kegiatan belajar berbasis Media Pohon Literasi selama beberapa minggu, terjadi peningkatan yang sangat signifikan.Hasil penilaian sumatif menunjukkan bahwa rata-rata 26-27 anak (87-90%) mampu mengenali, menamai, dan memahami huruf dengan benar, baik huruf vokal maupun konsonan.Peningkatan ini tidak hanya terlihat dalam aspek kognitif, tetapi juga dalam perkembangan sosial dan emosional anak, di mana mereka menjadi lebih percaya diri, komunikatif, dan aktif dalam setiap kegiatan.Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa kesuksesan dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali huruf di PAUD Darmawan tidak hanya disebabkan oleh penggunaan Media Pohon Literasi itu sendiri, tetapi juga kombinasi strategi pembelajaran yang tepat, keterlibatan aktif guru, dan penerapan penilaian formatif dan sumatif secara sistematis.Guru memainkan peran penting sebagai fasilitator yang membimbing, memotivasi, dan menilai perkembangan anak secara terus-menerus.Penilaian formatif digunakan untuk memantau kemajuan harian anak selama proses pembelajaran, sedangkan penilaian sumatif digunakan untuk.Media Pohon Literasi juga terbukti efektif dalam menumbuhkan minat baca dan motivasi belajar anak karena visualnya yang menarik dan memungkinkan anak berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar.Oleh karena itu, penggunaan media ini dapat direkomendasikan sebagai model pembelajaran literasi inovatif dan kontekstual untuk lembaga pendidikan anak usia dini lainnya.Media ini tidak hanya membantu guru memperkenalkan huruf secara efektif, tetapi juga menanamkan kebiasaan literasi sejak dini, yang menjadi dasar penting bagi keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kritis anak di masa depan.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan Media Pohon Literasi yang lebih interaktif dan adaptif, dengan memanfaatkan teknologi digital. Media ini dapat dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan individu anak. Misalnya, dapat dikembangkan aplikasi mobile atau platform online yang memungkinkan anak berinteraksi dengan Media Pohon Literasi secara virtual, dengan fitur-fitur seperti permainan interaktif, latihan pengenalan huruf, dan aktivitas bercerita.. . 2. Melakukan penelitian komparatif antara penggunaan Media Pohon Literasi dengan metode konvensional dalam pembelajaran literasi awal. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penggunaan Media Pohon Literasi terhadap perkembangan literasi anak, termasuk kemampuan membaca, menulis, dan pemahaman bahasa. Selain itu, penelitian ini juga dapat membandingkan efektivitas Media Pohon Literasi dengan metode konvensional dalam hal minat belajar, partisipasi aktif, dan hasil belajar anak.. . 3. Menganalisis dampak penggunaan Media Pohon Literasi terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana Media Pohon Literasi dapat meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, dan interaksi sosial anak. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana Media Pohon Literasi dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung, terutama bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus atau keterlambatan perkembangan literasi.
- Model Pembelajaran Saintifik Melalui Game Edukatif Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Logis... journal.nahnuinisiatif.com/ARJI/article/view/735Model Pembelajaran Saintifik Melalui Game Edukatif Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Logis journal nahnuinisiatif ARJI article view 735
- DOI Name 10.61227 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref email support... doi.org/DOI:10.61227DOI Name 10 61227 Values doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref email support doi DOI 10 61227
- Implementation of the GELIS Program in the School Literacy Movement at Elementary School | JTP - Jurnal... doi.org/10.21009/jtp.v26i1.43680Implementation of the GELIS Program in the School Literacy Movement at Elementary School JTP Jurnal doi 10 21009 jtp v26i1 43680
- Implementasi Media Pohon Literasi untuk Meningkatkan Literasi Sains Murid pada Mata Pelajaran IPA | Journal... jet.or.id/index.php/jet/article/view/190Implementasi Media Pohon Literasi untuk Meningkatkan Literasi Sains Murid pada Mata Pelajaran IPA Journal jet index php jet article view 190
| File size | 497.48 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG Urutan prioritas penanganan potensi bahaya dari proses produksi botol kaca, yaitu paparan suhu panas, kebisingan, terkena pecahan botol kaca, sesak napasUrutan prioritas penanganan potensi bahaya dari proses produksi botol kaca, yaitu paparan suhu panas, kebisingan, terkena pecahan botol kaca, sesak napas
IJCSNETIJCSNET Kepuasan umum terhadap program sangat tinggi, menunjukkan relevansi materi pelatihan untuk pertukaran akademik internasional. Temuan ini menunjukkan bahwaKepuasan umum terhadap program sangat tinggi, menunjukkan relevansi materi pelatihan untuk pertukaran akademik internasional. Temuan ini menunjukkan bahwa
IJCSNETIJCSNET Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak program sosialisasi pendidikan teknologi berorientasi kesehatan terhadap pilihan pendidikan tinggi siswaStudi ini bertujuan untuk menganalisis dampak program sosialisasi pendidikan teknologi berorientasi kesehatan terhadap pilihan pendidikan tinggi siswa
POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG Beban kerja yang melebihi kapasitas kerja operator dapat menurunkan efektivitas kerja serta meningkatkan risiko kelelahan pada proses produksi. Salah satuBeban kerja yang melebihi kapasitas kerja operator dapat menurunkan efektivitas kerja serta meningkatkan risiko kelelahan pada proses produksi. Salah satu
UNKRISUNKRIS Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 90 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar yangPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 90 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar yang
ALFARABIALFARABI Tahap ketiga adalah evaluasi, yang dilakukan secara formatif dan sumatif. Penerapan metode ini berhasil didukung oleh antusiasme anak, kreativitas guruTahap ketiga adalah evaluasi, yang dilakukan secara formatif dan sumatif. Penerapan metode ini berhasil didukung oleh antusiasme anak, kreativitas guru
ALFARABIALFARABI Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tari Gejik Dele efektif dalam mempercepat perbaikan keterampilan motorik pada anak usia 5-6 tahun,Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tari Gejik Dele efektif dalam mempercepat perbaikan keterampilan motorik pada anak usia 5-6 tahun,
UNUJAUNUJA Future research should consider expanding the scope to include several SLBs in various regions to gain a broader understanding of the implementation ofFuture research should consider expanding the scope to include several SLBs in various regions to gain a broader understanding of the implementation of
Useful /
CALAMUSCALAMUS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Teluk Manado, Sulawesi Utara, selama periode 2015–2025 menggunakan metode Net ShorelinePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Teluk Manado, Sulawesi Utara, selama periode 2015–2025 menggunakan metode Net Shoreline
IJCSNETIJCSNET Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif yang terdiri dari sosialisasi, pelatihan praktis, dan mentoring langsung dalam satu sesi tatapMetode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif yang terdiri dari sosialisasi, pelatihan praktis, dan mentoring langsung dalam satu sesi tatap
IJCSNETIJCSNET Selain itu, guru menjadi lebih percaya diri dalam merancang modul pengajaran yang berpusat pada siswa, kontekstual, dan mendukung implementasi pendekatanSelain itu, guru menjadi lebih percaya diri dalam merancang modul pengajaran yang berpusat pada siswa, kontekstual, dan mendukung implementasi pendekatan
POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG Namun, hasil analisis mengungkap adanya paradoks logistik berupa rendahnya tingkat utilitas fasilitas saat ini yang rata-rata hanya mencapai 46% (di bawahNamun, hasil analisis mengungkap adanya paradoks logistik berupa rendahnya tingkat utilitas fasilitas saat ini yang rata-rata hanya mencapai 46% (di bawah