IJCSNETIJCSNET

International Journal Of Community ServiceInternational Journal Of Community Service

Pelayanan masyarakat ini didorong oleh fakta bahwa beberapa guru, khususnya di tingkat sekolah menengah pertama, masih belum memahami cara mengembangkan modul pengajaran menggunakan pendekatan deep learning, sehingga membutuhkan bimbingan bagi para guru tersebut. Tujuan dari bimbingan ini adalah untuk memfasilitasi guru sekolah menengah pertama dalam mengembangkan modul pengajaran menggunakan pendekatan deep learning, dengan subjek bimbingan adalah guru di SMP STMC 4245 Baleendah, Bandung. Metode bimbingan ini dilakukan melalui identifikasi masalah, sosialisasi pendekatan deep learning, diskusi dan praktik pengembangan modul pengajaran menggunakan pendekatan deep learning, evaluasi dan refleksi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa bimbingan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta, di mana 86% guru menyatakan bahwa mereka sangat menikmati kegiatan ini, 11% menyatakan bahwa mereka menikmatinya, dan 3% masih membutuhkan bimbingan lebih lanjut. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan modul pengajaran berdasarkan Deep Learning, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil posttest dibandingkan dengan pretest. Guru mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning ke dalam modul pengajaran yang dirancang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing. Sehingga, kegiatan bimbingan telah terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan modul pengajaran berbasis Deep Learning, sehingga mendukung implementasi pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, dan berpusat pada siswa.

Pelayanan masyarakat dalam bentuk bimbingan untuk persiapan modul pengajaran berbasis Deep Learning bagi guru SMP STMC 4245 Baleendah telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan yang direncanakan, yaitu identifikasi kebutuhan, sosialisasi, diskusi, praktik, evaluasi, dan refleksi.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bimbingan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan modul pengajaran yang mengintegrasikan prinsip-prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.Hal ini terlihat dari respons positif yang tinggi dari peserta terhadap kegiatan bimbingan dan peningkatan hasil evaluasi antara pretest dan posttest.Selain itu, guru menjadi lebih percaya diri dalam merancang modul pengajaran yang berpusat pada siswa, kontekstual, dan mendukung implementasi pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran untuk tahun akademik 2025/2026.

Untuk terus meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan alat pembelajaran, kegiatan bimbingan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan. Bimbingan lanjutan dapat fokus pada implementasi modul pengajaran berbasis Deep Learning di kelas, pengembangan penilaian yang selaras dengan prinsip-prinsip deep learning, dan pengembangan alat pembelajaran yang dibantu teknologi digital. Selain itu, sekolah diharapkan memfasilitasi kegiatan lesson study, komunitas belajar guru, atau workshop rutin sebagai forum berbagi praktik baik sehingga kualitas pembelajaran dapat terus ditingkatkan.

Read online
File size143.42 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test