ALJAMIAHALJAMIAH
Al-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesAl-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesPeran nahwu dalam penyelesaian persoalan-persoalan fiqh kaitan nahwu dengan pengertian nas-nas (dalam hal yang berhubungan dengan teks berbahasa Arab) sedemikian rupa, sehingga orang tidak dapat mengabaikannya dalam usaha untuk menentukan suatu hukum dari nas-nas itu. Dalam tulisan ini dikemukakan betapa sering perdebatan beberapa ahli dalam kefikahan tergantung pada struktur bahasa, dimana nahwu muncul sebagai senjata yang tak terbantahkan. Sebagai contoh, dari Al-Quran, Al-Anam, 6:145, dijelaskan bahwa makanan yang diharamkan antara lain adalah daging babi, karena sesungguhnya itu kotor. Persoalan yang muncul adalah, apakah yang kotor (najis) itu keseluruhan babi atau hanya dagingnya. Dasar pendapat pertama adalah bahwa babi, karena kata ganti yang diterjemahkan dengan itu merujuk kepada babi, inilah preseden terdekat, sedangkan pendapat kedua menunjukkannya pada daging babi, karena kata babi hanya merupakan pembatas bagi kata daging yang menjadi pokok frase. Contoh-contoh diambil dari bab bersuci, salat, haji, peradilan, wasiat, dan wakaf. Sudah barang tentu bahwa sumbangan nahwu dalam setiap masalah yang diambil sebagai contoh cukup besar, meskipun tidak selamanya menentukan.
Bahwa analisis tata bahasa Arab (nahwu) memiliki peran penting dalam menyelesaikan berbagai masalah fiqh, terutama dalam menafsirkan teks-teks Al-Quran.Perbedaan pemahaman sering kali muncul karena perbedaan penafsiran terhadap struktur kalimat, seperti penunjukan kata ganti dan frasa inti.Meskipun tidak selalu menentukan, kontribusi ilmu nahwu sangat signifikan dalam memperjelas makna hukum yang terkandung dalam nash.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih dalam mengenai bagaimana aturan-aturan gramatikal tertentu dalam nahwu, seperti irab dan imalah, memengaruhi penentuan hukum dalam kasus perbedaan pendapat ulama fiqh. Kedua, studi komparatif bisa dikembangkan untuk membandingkan penggunaan analisis nahwu antara mazhab-mazhab fiqh utama dalam menginterpretasikan ayat-ayat hukum, guna melihat apakah terdapat pola preferensi metodologis tertentu. Ketiga, dapat dirancang penelitian yang mengkaji efektivitas pembelajaran nahwu bagi calon ulama atau praktisi hukum Islam dalam meningkatkan ketepatan penalaran saat menyelesaikan kasus fiqh kontemporer, sehingga dapat diketahui nilai praktis ilmu bahasa Arab dalam pendidikan hukum Islam.
| File size | 781.06 KB |
| Pages | 28 |
| DMCA | Report |
Related /
PBSI UPRPBSI UPR Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, artikel ini menelusuri jejak kisah tersebut sebagai representasi pendidikan moral dalam konstruksi budaya Melayu.Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, artikel ini menelusuri jejak kisah tersebut sebagai representasi pendidikan moral dalam konstruksi budaya Melayu.
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Dengan jumlah pedagang di Taman Batu 10 sebanyak 30 orang yang diantaranya 22 laki-laki dan 8 perempuan, para PKL juga memiliki suku yang berbeda-bedaDengan jumlah pedagang di Taman Batu 10 sebanyak 30 orang yang diantaranya 22 laki-laki dan 8 perempuan, para PKL juga memiliki suku yang berbeda-beda
SGTSGT Ketiga peran tersebut saling terintegrasi membentuk fondasi pembinaan etika digital siswa, dimana contoh perilaku guru menjadi patokan moral serta kegiatanKetiga peran tersebut saling terintegrasi membentuk fondasi pembinaan etika digital siswa, dimana contoh perilaku guru menjadi patokan moral serta kegiatan
SGTSGT Secara praktis, guru dapat mengadopsi struktur gradasi materi, pendekatan induktif, dan pola evaluasi formatif dari kitab ini, serta memanfaatkan baganSecara praktis, guru dapat mengadopsi struktur gradasi materi, pendekatan induktif, dan pola evaluasi formatif dari kitab ini, serta memanfaatkan bagan
KALBISKALBIS Kecerdasan buatan berperan sebagai katalis, memperluas kapasitas manusia, namun autentisitas dan empati tetap menjadi kunci keberhasilan. Integrasi AIKecerdasan buatan berperan sebagai katalis, memperluas kapasitas manusia, namun autentisitas dan empati tetap menjadi kunci keberhasilan. Integrasi AI
ABULYATAMAABULYATAMA Kesulitan pembelajaran di pesantren PERSIS Bangil disebabkan oleh faktor internal (daya ingat lemah dan kurang motivasi) dan faktor eksternal (guru kurangKesulitan pembelajaran di pesantren PERSIS Bangil disebabkan oleh faktor internal (daya ingat lemah dan kurang motivasi) dan faktor eksternal (guru kurang
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Ada kesepakatan yang berkembang bahwa benchmarking internal dapat menjadi alat penting dalam membantu menciptakan pendidikan tinggi yang sesuai denganAda kesepakatan yang berkembang bahwa benchmarking internal dapat menjadi alat penting dalam membantu menciptakan pendidikan tinggi yang sesuai dengan
UNISBAUNISBA Penelitian ini merupakan penelitian empiris, mengumpulkan data dengan cara observasi dan wawancara yang mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakatPenelitian ini merupakan penelitian empiris, mengumpulkan data dengan cara observasi dan wawancara yang mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat
Useful /
IFRELIFREL The results of the study show that several innovation models can be adapted in the development of PAI curriculum and learning in high schools, includingThe results of the study show that several innovation models can be adapted in the development of PAI curriculum and learning in high schools, including
UDSUDS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penanganan tersedak pada balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja puskesmas Ratu Agung Kota Bengkulu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penanganan tersedak pada balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja puskesmas Ratu Agung Kota Bengkulu.
UNDIKMAUNDIKMA Diharapkan dengan pengembangan media animasi berbasis Macromedia Flash yang mengandung fitur musik dan gambar dapat memberikan suasana belajar yang berbedaDiharapkan dengan pengembangan media animasi berbasis Macromedia Flash yang mengandung fitur musik dan gambar dapat memberikan suasana belajar yang berbeda
STTAASTTAA : Panduan Mengajar Remaja di Jemaat. Oleh Ruth Kadarmanto, M. A. (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010), x 160h. Penulis buku ini, yang menyelesaikan studinya: Panduan Mengajar Remaja di Jemaat. Oleh Ruth Kadarmanto, M. A. (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010), x 160h. Penulis buku ini, yang menyelesaikan studinya