IJCSNETIJCSNET

International Journal Of Community ServiceInternational Journal Of Community Service

Daerah pesisir menghadapi berbagai tantangan kompleks, termasuk polusi lingkungan, akses terbatas ke air bersih, kesehatan masyarakat yang buruk, dan kerentanan sosial dan ekonomi. Kondisi ini menuntut pendekatan pengembangan yang tidak hanya berfokus pada lingkungan tetapi juga mampu memperkuat kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Lawang Cemoro (Gerbang Harapan bagi Masyarakat Semarang Utara) sebagai inovasi sosial oleh PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang dalam membangun ketahanan pesisir melalui pendekatan pengembangan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tinjauan pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan kerangka pengembangan berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Program Lawang Cemoro diterapkan melalui empat pilar utama: Manfaati Sampah, Tirto Migunani, Sehat Jiwa Raga, dan Pasinaon. Pilar Manfaati Sampah berhasil mempromosikan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi; Tirto Migunani meningkatkan ketahanan air melalui teknologi filtrasi air ramah lingkungan yang bertenaga surya (SITIRTA); Sehat Jiwa Raga memperkuat ketahanan sosial melalui layanan kesehatan preventif dan perlindungan bagi kelompok rentan; dan Pasinaon membangun kapasitas masyarakat melalui pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi. Implementasi empat pilar ini telah berdampak positif pada peningkatan kualitas lingkungan, kesehatan, kapasitas sosial, dan ketahanan ekonomi mandiri masyarakat pesisir. Penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat melalui inovasi sosial berdasarkan kebutuhan lokal dapat memperkuat ketahanan kawasan pesisir sambil mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Penelitian ini menunjukkan bahwa Program Lawang Cemoro merepresentasikan transformasi Corporate Social Responsibility (CSR) menuju model Integrated Corporate Social Innovation (ICSI) yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pesisir perkotaan.Program ini tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga mengintegrasikan inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat, penguatan institusi, dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan sosio-ekologis.Implementasi empat pilar utama program, yaitu Manfaati Sampah, Tirto Migunani, Sehat Jiwa Raga, dan Pasinaon, telah menunjukkan dampak positif pada dimensi lingkungan, sosial, ekonomi, dan institusional.Program ini berhasil memperkuat modal individu, sosial, dan intelektual masyarakat melalui pembangunan kapasitas, pembentukan kelompok lokal, dan pengembangan inovasi berbasis masyarakat.Suksesnya Program Lawang Cemoro didukung oleh kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.Tingkat kepuasan masyarakat sebesar 86,43% dan nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1.1,27 menunjukkan bahwa program ini mampu menciptakan nilai bersama dan berkontribusi pada pencapaian berbagai tujuan SDGs.Oleh karena itu, Program Lawang Cemoro dapat menjadi model Integrated Corporate Social Innovation yang menunjukkan bahwa inovasi sosial korporat dapat menjadi strategi efektif dalam membangun komunitas pesisir yang lebih adaptif, mandiri, dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang dari implementasi Program Lawang Cemoro terhadap ketahanan sosial-ekologis masyarakat pesisir. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana program tersebut mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dan mengatasi tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam jangka panjang.. . 2. Menganalisis dan mengevaluasi keberlanjutan program dalam jangka panjang, termasuk tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mempertahankan dan mengembangkan inovasi sosial yang telah diterapkan. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi-strategi yang dapat digunakan untuk memastikan keberlanjutan program dan inovasi sosialnya.. . 3. Meneliti dan mengembangkan model-model kolaborasi multi-pemangku kepentingan yang efektif dalam membangun ketahanan pesisir. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan institusi lainnya dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir yang rentan.

  1. Transformasi Penataan Ruang Daerah: Tantangan Dan Peluang Menuju Pembangunan Berkelanjutan | Jurnal Regional... jurnal.usi.ac.id/index.php/jrp/article/view/1235Transformasi Penataan Ruang Daerah Tantangan Dan Peluang Menuju Pembangunan Berkelanjutan Jurnal Regional jurnal usi ac index php jrp article view 1235
  2. AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik. corporate social adaro penguatan kelembagaan pemberdayaan... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/Asy/article/view/20478AS SIYASAH Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik corporate social adaro penguatan kelembagaan pemberdayaan ojs uniska bjm ac index php Asy article view 20478
Read online
File size782.01 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test