UNMUNM

IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada MasyarakatIPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Peningkatan kesadaran lingkungan dan praktik berkelanjutan di lingkungan sekolah menjadi semakin penting dalam menjawab tantangan lingkungan global saat ini. Penelitian ini menguraikan implementasi dan evaluasi program Melangkah Menuju Sekolah Ramah Lingkungan: Implementasi Prinsip 3R di sebuah sekolah menengah untuk memperkuat kesadaran lingkungan dan mengurangi dampak lingkungan negatif. Program ini didasarkan pada prinsip 3R, yaitu Reduce (pengurangan limbah), Reuse (penggunaan ulang), dan Recycle (pengolahan limbah). Langkah-langkah program mencakup edukasi siswa tentang prinsip 3R, identifikasi dan pengurangan sumber limbah di sekolah, mendirikan pusat pengumpulan barang bekas yang masih layak untuk digunakan kembali, serta pengelolaan tempat pembuangan sampah terpisah untuk material yang dapat didaur ulang. Melalui implementasi program 3R di SDN KIP V Bara-baraya, terjadi peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, guru, dan staf sekolah serta efektivitas pengelolaan limbah. Tingkat partisipasi siswa mencapai 85%, sementara partisipasi guru dan staf mencapai 90%, menunjukkan keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan pengurangan limbah. Program ini juga berhasil mengurangi jumlah limbah sebesar 30% setiap bulannya dan mendaur ulang sekitar 40% dari limbah yang dihasilkan. Keberhasilan ini menegaskan bahwa program 3R tidak hanya memperkuat kesadaran lingkungan tetapi juga mendorong tindakan nyata dalam mendukung praktik berkelanjutan di sekolah. Kesuksesan program ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadopsi praktik serupa, berkontribusi signifikan dalam upaya global menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Melalui implementasi program 3R di SDN KIP V Bara-baraya, terjadi peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, guru, dan staf sekolah serta efektivitas pengelolaan limbah.Tingkat partisipasi siswa mencapai 85%, sementara partisipasi guru dan staf mencapai 90%, menunjukkan keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan pengurangan limbah.Program ini juga berhasil mengurangi jumlah limbah sebesar 30% setiap bulannya dan mendaur ulang sekitar 40% dari limbah yang dihasilkan.Keberhasilan ini menegaskan bahwa program 3R tidak hanya memperkuat kesadaran lingkungan tetapi juga mendorong tindakan nyata dalam mendukung praktik berkelanjutan di sekolah.Kesuksesan program ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadopsi praktik serupa, berkontribusi signifikan dalam upaya global menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah yang telah menerapkan program 3R dengan sekolah-sekolah yang belum. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dalam kesadaran lingkungan, perilaku siswa, dan efektivitas pengelolaan sampah antara kedua kelompok sekolah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program 3R terhadap perilaku dan sikap siswa terhadap lingkungan. Studi ini dapat mencakup pengamatan dan wawancara dengan siswa yang telah lulus dari sekolah yang menerapkan program 3R, untuk melihat apakah praktik berkelanjutan yang mereka pelajari di sekolah terus diterapkan dalam kehidupan mereka sebagai orang dewasa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam mengintegrasikan konsep-konsep ramah lingkungan ke dalam kurikulum sekolah, dengan mempertimbangkan berbagai metode pembelajaran yang menarik dan interaktif.

  1. Peningkatan Ekonomi Sirkular melalui Pelatihan Pembuatan Ekoenzim dan Produk Turunan Ekoenzim di Kelurahan... doi.org/10.54082/ijpm.240Peningkatan Ekonomi Sirkular melalui Pelatihan Pembuatan Ekoenzim dan Produk Turunan Ekoenzim di Kelurahan doi 10 54082 ijpm 240
Read online
File size173.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test