ICJAMBIICJAMBI

Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu Cendekia

Penelitian ini mengevaluasi persepsi guru bahasa Inggris terhadap modul pengajaran dalam Kurikulum Merdeka di SMK Nurut Taqwa Songgon. Tujuan penelitian ini adalah menilai kualitas, relevansi, dan efektivitas modul pengajaran dalam mendukung praktik instruksional serta hasil belajar siswa. Metode yang digunakan meliputi penyebaran kuesioner dan wawancara dengan enam guru bahasa Inggris untuk mengumpulkan data tentang komponen inti modul dan lampiran. Temuan menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap komponen inti modul pengajaran, dengan penilaian yang menguntungkan terkait struktur, relevansi, dan pemahaman materi. Namun, terdapat variasi pendapat mengenai lampiran, dimana sebagian guru merasa informasi tambahan yang diberikan kurang berguna atau relevan. Temuan ini mendukung teori adopsi inovasi Rogers, yang menekankan pentingnya persepsi positif untuk efektivitas kurikulum baru. Penelitian menyimpulkan bahwa modul pengajaran dalam Kurikulum Merdeka secara umum diterima dengan baik oleh guru, namun diperlukan evaluasi dan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan relevansi dan kegunaan lampiran dalam mendukung proses pembelajaran.

Penelitian menunjukkan persepsi positif guru terhadap komponen inti dan materi tambahan modul, namun ada kritik tentang kompleksitas materi inti serta kesesuaian dengan konteks lokal.Beberapa guru menganggap materi tambahan terlalu berlebihan, membingungkan, dan visual modul kurang variatif.Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian agar materi lebih mudah diakses, relevan dengan konteks lokal, serta peningkatan penyajian visual dan penyempurnaan materi tambahan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana modul pengajaran Kurikulum Merdeka memengaruhi prestasi belajar siswa di berbagai mata pelajaran, khususnya bahasa Inggris, melalui desain studi longitudinal yang melibatkan beberapa kohort siswa? Selanjutnya, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk menelaah strategi penyesuaian materi inti modul agar lebih selaras dengan konteks lokal, termasuk peran guru dalam mengadaptasi konten sesuai kebutuhan siswa. Selain itu, studi komparatif antara sekolah vokasi yang telah menerapkan modul dengan yang belum dapat mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan dan hambatan implementasi. Penelitian selanjutnya juga dapat menilai efektivitas redesign materi tambahan dan elemen visual modul, dengan menguji variasi desain visual yang lebih interaktif terhadap motivasi dan pemahaman siswa. Akhirnya, investigasi mengenai kebutuhan pelatihan profesional bagi guru dalam penggunaan modul Merdeka dapat memberikan insight tentang program pengembangan kompetensi yang optimal.

  1. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. implementasi merdeka belajar kampus mbkm universitas... jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/jim/article/view/2177Islamic Management Jurnal Manajemen Pendidikan Islam implementasi merdeka belajar kampus mbkm universitas jurnal staialhidayahbogor ac index php jim article view 2177
  2. Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah dalam Perspektif Historis | Almarisi... doi.org/10.30743/mkd.v7i1.6291Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah dalam Perspektif Historis Almarisi doi 10 30743 mkd v7i1 6291
  3. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Ghancaran. kurikulum kesiapan guru menerapkan merdeka... ejournal.uinmadura.ac.id/index.php/ghancaran/article/view/7447Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran kurikulum kesiapan guru menerapkan merdeka ejournal uinmadura ac index php ghancaran article view 7447
Read online
File size384.24 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test