UIMUIM

UIM | Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Manajemen (JATIM)UIM | Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Manajemen (JATIM)

Stunting adalah masalah kekurangan asupan gizi yang berlangsung cukup lama, dan penurunan kejadian stunting merupakan prioritas program pemerintah di bidang kesehatan. Pemetaan wilayah berdasarkan kejadian stunting akan sangat membantu petugas kesehatan dalam menurunkan prevalensi stunting. Penelitian ini memetakan wilayah yang rentan stunting berdasarkan faktor status ekonomi keluarga menggunakan teknik data mining clustering dengan algoritma X-Means. Penentuan scoring cluster optimal menggunakan Davies Bouldin Index (DBI). Hasil analisis clustering diintegrasikan dalam peta berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian memberikan gambaran pengelompokan wilayah dengan nilai scoring evaluasi DBI sebesar 0,47. Disarankan untuk memanfaatkan metode lain dan membandingkannya untuk meningkatkan validitas.

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pengelompokan wilayah berdasarkan status ekonomi keluarga menggunakan algoritma X-Means menghasilkan empat kelompok terbaik dengan akurasi cluster 0,47.Integrasi peta dengan hasil pengelompokan data berhasil dilakukan tanpa kesalahan menggunakan library geopandas.Visualisasi peta prevalensi stunting menggambarkan status desa berdasarkan warna latar belakang, yang mengindikasikan tingkat kejadian stunting di masing-masing wilayah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja algoritma X-Means dengan algoritma clustering lainnya, seperti K-Means atau DBSCAN, untuk mengidentifikasi metode yang paling akurat dan efisien dalam memetakan kejadian stunting. Kedua, studi dapat diperluas dengan memasukkan variabel tambahan yang mempengaruhi stunting, seperti akses terhadap layanan kesehatan, sanitasi, dan pendidikan, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor risiko stunting di wilayah tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem peringatan dini stunting berbasis SIG yang dapat memberikan informasi real-time kepada petugas kesehatan mengenai wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan kasus stunting, sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran dan efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di Indonesia.

  1. PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENENTUKAN LOKASI POTENSIAL PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI... jtsl.ub.ac.id/index.php/jtsl/article/view/259PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENENTUKAN LOKASI POTENSIAL PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI jtsl ub ac index php jtsl article view 259
Read online
File size384.2 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test