UNIKAMAUNIKAMA

Jurnal Riset Mahasiswa AkuntansiJurnal Riset Mahasiswa Akuntansi

Studi ini didesain untuk mengevaluasi dampak dari elemen-elemen risiko kecurangan, yang meliputi Tekanan, Peluang, dan Rasionalisasi, terhadap opini audit pada entitas publik di sektor jasa finansial. Pendekatan metodologi yang diterapkan adalah kuantitatif, memanfaatkan teknik analisis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Data dikumpulkan dari 50 partisipan yang terdiri dari auditor eksternal dan internal pada perusahaan publik di industri jasa keuangan. Temuan studi mengindikasikan bahwa Tekanan, Peluang, dan Rasionalisasi memiliki pengaruh yang positif dan substansial terhadap Opini Audit. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,612 menunjukkan bahwa ketiga variabel prediktor secara kolektif mampu menerangkan 61,2% dari variabilitas dalam Opini Audit. Sisanya sebesar 38,8% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam kerangka penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pengendalian internal, pengelolaan tekanan organisasi, serta pembinaan budaya etis dalam meminimalkan risiko kecurangan yang dapat memengaruhi hasil audit.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan, peluang, dan rasionalisasi memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap opini audit.Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi ketiga variabel independen tersebut berkontribusi sebesar 61,2% terhadap variabilitas opini audit, sementara 38,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.Studi ini mendukung teori Segitiga Kecurangan, yang menyatakan bahwa ketiga elemen tersebut merupakan pendorong utama terjadinya kecurangan dan dapat memengaruhi hasil audit.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel ke berbagai sektor industri lainnya untuk menguji generalisasi temuan terkait pengaruh indikator risiko fraud terhadap opini audit. Kedua, studi di masa depan dapat menggabungkan variabel moderasi atau mediasi, seperti kualitas audit atau karakteristik perusahaan, untuk memahami lebih dalam mekanisme hubungan antara faktor-faktor risiko fraud dan opini audit. Ketiga, penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan auditor dan manajemen perusahaan, dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman mereka terkait indikator risiko fraud dan dampaknya terhadap proses audit. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas risiko fraud dalam konteks bisnis dan akuntansi, serta meningkatkan efektivitas praktik audit dalam mendeteksi dan mencegah kecurangan.

  1. Analisis Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Menggunakan Fraud Score Model... doi.org/10.37676/ekombis.v10i1.1651Analisis Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Menggunakan Fraud Score Model doi 10 37676 ekombis v10i1 1651
  2. Analisis Pengaruh Indikator Risiko Fraud (Faktor Segitiga Kecurangan) terhadap Opini Audit Pada Perusahaan... ejournal.unikama.ac.id/index.php/jrma/article/view/13106Analisis Pengaruh Indikator Risiko Fraud Faktor Segitiga Kecurangan terhadap Opini Audit Pada Perusahaan ejournal unikama ac index php jrma article view 13106
  3. Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang. audit delay ukuran kantor akuntan publik financial distres... openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIA/article/view/3144Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang audit delay ukuran kantor akuntan publik financial distres openjournal unpam ac index php JIA article view 3144
  4. Analisis Kualitatif Hubungan Budaya Kerja Organisasi dengan Opini Audit | Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi.... owner.polgan.ac.id/index.php/owner/article/view/303Analisis Kualitatif Hubungan Budaya Kerja Organisasi dengan Opini Audit Owner Riset dan Jurnal Akuntansi owner polgan ac index php owner article view 303
Read online
File size458.61 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test