UMBJMUMBJM

Tefla Journal (Teaching English as Foreign Language and Applied Linguistics Journal)Tefla Journal (Teaching English as Foreign Language and Applied Linguistics Journal)

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas enam sekolah dasar melalui pemanfaatan buku bergambar sebagai media pembelajaran yang menarik dan efektif. Membaca merupakan keterampilan berbahasa yang mendasar dan menjadi dasar bagi keberhasilan akademik. Namun, banyak peserta didik usia dini yang mengalami kesulitan dalam hal motivasi, pemahaman bacaan, dan penguasaan kosakata. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di salah satu sekolah dasar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan melibatkan seorang guru bahasa Inggris dan 17 orang siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test yang dilengkapi dengan observasi kelas serta wawancara dengan guru. Pada siklus pertama, siswa diajarkan menggunakan bahan bacaan yang hanya berupa teks. Pada siklus kedua, buku bergambar diperkenalkan sebagai dukungan visual untuk meningkatkan pemahaman dan minat baca siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan membaca siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 47 pada pre-test menjadi 77 pada post-test. Siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang lebih tinggi ketika membaca cerita bergambar, karena ilustrasi membantu mereka memahami kosakata dan konteks cerita dengan lebih mudah. Temuan ini mengindikasikan bahwa buku bergambar dapat secara efektif menstimulasi motivasi belajar, memperkuat pemahaman, serta meningkatkan daya ingat kosakata melalui integrasi unsur visual dan teks. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan buku bergambar merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menumbuhkan minat baca pada peserta didik usia dini. Guru disarankan untuk mengintegrasikan media pembelajaran berbasis visual ini ke dalam kegiatan pembelajaran bahasa Inggris agar proses membaca menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna.

Penggunaan buku bergambar merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menumbuhkan minat baca pada peserta didik usia dini.Guru disarankan untuk mengintegrasikan media pembelajaran berbasis visual ini ke dalam kegiatan pembelajaran bahasa Inggris agar proses membaca menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan buku bergambar dengan berbagai genre cerita untuk melihat apakah ada perbedaan pengaruh terhadap motivasi dan pemahaman baca siswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana integrasi buku bergambar dapat mendukung pengembangan keterampilan menulis kreatif pada siswa sekolah dasar. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh penggunaan buku bergambar terhadap kemampuan berbicara dan interaksi sosial siswa dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, pemahaman kita tentang potensi buku bergambar sebagai alat pembelajaran yang komprehensif dapat semakin meningkat, sehingga dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

  1. Task complexity, L2 proficiency and EFL learners’ L1 use in task-based peer interaction - Jinfen... journals.sagepub.com/doi/10.1177/13621688211004633Task complexity L2 proficiency and EFL learnersAo L1 use in task based peer interaction Jinfen journals sagepub doi 10 1177 13621688211004633
Read online
File size266.75 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test