UNMUNM

HomeECHomeEC

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan modul pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan penggunaan modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa konsentrasi Tata Boga jurusan PKK FT UNM. Pengumpulan data melalui metode observasi, angket/kuesioner, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini melalui tahapan: (1) menganalisis syarat-syarat yang diperlukan untuk pengembangan modul pembelajaran; (2) tahapan desain dan membuat modul pembelajaran; (3) validasi oleh ahli materi dan ahli perangkat pembelajaran; (4) implementasi produk yaitu uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar; (5) evaluasi dan finalisasi produk. Hasil uji kevalidan modul pembelajaran dinyatakan sangat valid oleh validator ahli materi dengan nilai 95,14% dan ahli perangkat pembelajaran dengan nilai 97,22%. Hasil uji kepraktisan melalui angket respon peserta didik terkait kepraktisan modul pada uji coba skala kecil mendapat presentase 90% dan skala besar 93% sehingga dapat dikatakan praktis. Hasil uji keefektifan modul pembelajaran yang diperoleh dari angket respon peserta didik terkait materi dan manfaat modul pembelajaran hasil angket respon peserta didik pada uji coba kelompok kecil aspek materi mendapat presentase 90% sedangkan pada uji coba skala besar dari aspek materi dengan rata-rata presentase 92,91%. Sedangkan angket respon peserta didik pada uji coba kelompok kecil aspek manfaat mendapat rata-rata presentase akhir sebesar 92% dengan kriteria sangat layak sedangkan pada uji coba skala besar mendapat presentase 95,33% sehingga dapat dikatakan efektif untuk digunakan pada mata kuliah bakery pastry.

(1) Tahapan analisis yaitu dimulai dengan menganalisis RPS, analisis materi dan analisis pengembangan modul pembelajaran.(2) Tahapan desain yaitu menyusun materi yang akan dimuat dalam modul cheese cake subtitusi dangke.(3) Tahap development merupakan pengembangan modul pembelajaran melalui proses validasi oleh ahli materi dan ahli perangkat pembelajaran.(4) Tahapan implementasi modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke terhadap mahasiswa konsentrasi Tata Boga Jurusan PKK FT UNM melalui uji coba kelompok kecil dan uji kelompok besar.(5) Tahapan evaluasi dan finalisasi produk modul pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry di Jurusan PKK FT UNM.Berdasarkan hasil validasi produk dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan memiliki kategori sangat valid untuk digunakan oleh peserta didik.Modul pembelajaran cheese cake dinyatakan praktis digunakan sebagai perangkat pembelajaran.Sehingga modul pembelajaran pembuatan cheese cake subtitusi dangke pada mata kuliah bakery pastry dapat dikatakan valid, praktis dan efektif digunakan sebagai modul pembelajaran untuk menunjang pengetahuan dan keterampilan mahasiswa pada mata kuliah bakery pastry di Jurusan PKK FT UNM.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi substitusi bahan lokal lainnya dalam pembuatan produk pastry untuk meningkatkan keberagaman kuliner Indonesia. Selanjutnya, peneliti bisa mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan modul ini terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa dalam bidang bakery pastry. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan modul berbasis teknologi digital untuk memperluas akses pembelajaran bagi peserta didik di luar kampus.

Read online
File size306.33 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test