UMGUMG

Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)

Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian dosis sel multi yang berbeda dan vitamin c pada pakan komersial terhadap pertumbuhan ikan patin (Pangasius hypopthalmus). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan petunjuk untuk optimalisasi hasil panen dari kegiatan budidaya perikanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis uji normalitas dalam spss, uji homogenitas ragam, sidik ragam dan beda nyata terkecil (BNT). Perlakuan A = probiotik sel multi (0) dan vitamin C (0) (Perlakuan Kontrol) adalah kisaran 15,32-17,21. Rerata 14,1133 dan sd 0,68963, Perlakuan B = probiotik sel multi (2 ppm) dan vitamin C (150) gr/kg pakan adalah kisaran 22,76-24,83. Rerata 21.5733 dan sd 0,74307, perlakuan C = probiotik sel multi (4 ppm) pakan dan vitamin C 150 gr/kg pakan adalah kisaran 25,21-26,75. Rerata 23.8883 dan sd 0,59040, perlakuan D = probiotik Sel Multi (6 ppm) ml/kg pakan dan vitamin C 150 gr/kg pakan adalah kisaran 27,24-28,23. Rerata 25.8017 dan sd 0,40137. Hasil pengukuran parameter kualitas air meliputi: suhu air: 28,2 0C -28,8 0C, pH air: 7,8-9 dan oksigen terlarut (DO): 5,7-9 ppm. Pemberian probiotik sel multi (6 ppm) ml/kg pakan dan Vitamin C 150 gr/kg pakan (perlakuan D) memberikan hasil berat mutlak benih ikan patin yang tertinggi 23.8883 gr.

Perlakuan D dengan kombinasi SEL MULTI 6 ppm dan vitamin C 150 g/kg menghasilkan pertumbuhan berat mutlak tertinggi sebesar 23.Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi dosis tersebut merupakan perlakuan paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan benih ikan patin selama masa pemeliharaan.Selama penelitian berlangsung, parameter kualitas air berada dalam kisaran yang mendukung kehidupan dan pertumbuhan ikan, dengan suhu 27,5–30°C, oksigen terlarut 5,4–9,1 mg/L, dan pH 7,8–9.Kondisi lingkungan yang relatif stabil tersebut turut mendukung optimalisasi pertumbuhan benih ikan patin pada setiap perlakuan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh kombinasi probiotik dan vitamin C pada berbagai ukuran benih ikan patin, karena respons terhadap perlakuan dapat bervariasi tergantung pada fase pertumbuhan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi jenis probiotik yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ikan patin di berbagai kondisi lingkungan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, pH, dan salinitas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan sumber vitamin C alami, seperti ekstrak buah-buahan atau sayuran, sebagai alternatif pengganti vitamin C sintetis dalam pakan ikan patin, dengan tujuan untuk meningkatkan keberlanjutan dan mengurangi biaya produksi. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi budidaya ikan patin yang lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

  1. Effect of blue-green algae (Microcystis aeruginosa) on the water quality and growth of striped catfish... ija.scholasticahq.com/article/140642-effect-of-blue-green-algae-_microcystis-aeruginosa_-on-the-water-quality-and-growth-of-striped-catfish-_pangasianodon-hypophthalmus_-in-indoor-tanEffect of blue green algae Microcystis aeruginosa on the water quality and growth of striped catfish ija scholasticahq article 140642 effect of blue green algae microcystis aeruginosa on the water quality and growth of striped catfish pangasianodon hypophthalmus in indoor tan
Read online
File size556.31 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test