POLTEK STPAULPOLTEK STPAUL

Electro LuceatElectro Luceat

Penelitian ini mengkaji keamanan jaringan WIFI di Universitas Pendidikan Ganesha menggunakan metode Penetration Testing Execution Standard (PTES). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kerentanan yang disebabkan oleh misconfigurations dalam infrastruktur jaringan WiFi universitas. Metode PTES digunakan untuk melakukan pengujian dengan tahapan yang meliputi pre-engagement interactions, intelligence gathering, threat modeling, vulnerability analysis, exploitation, post-exploitation, dan reporting. Hasil pengujian menunjukkan beberapa kerentanan utama yang berkaitan dengan konfigurasi yang tidak tepat, seperti penggunaan protokol yang rentan dan pengaturan yang kurang aman. Analisis lebih lanjut mengungkapkan potensi risiko yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berwenang untuk mengakses data sensitif atau mengganggu layanan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan konfigurasi dan langkah-langkah mitigasi guna meningkatkan keamanan jaringan WIFI di universitas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan keamanan yang lebih efektif dan perlindungan yang lebih baik terhadap infrastruktur jaringan di lingkungan akademik.

Penelitian ini mengidentifikasi kerentanan pada alamat IP 10.35 terkait pencurian data, manipulasi data, dan penggunaan sumber daya yang tidak sah.Kerentanan ini membuka potensi bagi pihak yang tidak berwenang untuk mengakses informasi rahasia, mengubah data, dan mengganggu layanan jaringan.Oleh karena itu, implementasi langkah-langkah keamanan yang tepat, seperti penggantian password default, pembaruan sistem, dan enkripsi data, sangat penting untuk melindungi sistem dan data dari ancaman yang terus berkembang.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan sistem deteksi intrusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengidentifikasi dan merespons secara otomatis terhadap aktivitas mencurigakan yang terkait dengan miskonfigurasi jaringan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai alat dan teknik pengujian penetrasi dalam mengidentifikasi kerentanan miskonfigurasi pada perangkat jaringan yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan kerangka kerja penilaian risiko yang komprehensif yang mempertimbangkan dampak potensial dari kerentanan miskonfigurasi terhadap berbagai aspek operasional dan bisnis universitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan postur keamanan jaringan di lingkungan akademik dan mengurangi risiko serangan siber yang semakin kompleks.

  1. A review of network vulnerabilities scanning tools | Proceedings of the 13th International Conference... dl.acm.org/doi/10.1145/3230833.3233287A review of network vulnerabilities scanning tools Proceedings of the 13th International Conference dl acm doi 10 1145 3230833 3233287
  2. Manual and automated penetration testing. Benefits and drawbacks. Modern tendency | IEEE Conference Publication... doi.org/10.1109/TCSET.2016.7452095Manual and automated penetration testing Benefits and drawbacks Modern tendency IEEE Conference Publication doi 10 1109 TCSET 2016 7452095
  3. Performance Testing and Stress Levels at Online Legalized Diploma Website of Universitas Pendidikan Ganesha... jurnal.poltekstpaul.ac.id/index.php/jelekn/article/view/182Performance Testing and Stress Levels at Online Legalized Diploma Website of Universitas Pendidikan Ganesha jurnal poltekstpaul ac index php jelekn article view 182
Read online
File size523.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test