4141

Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku UmarJurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar

Pertolongan pertama merupakan penatalaksanaan penting pada korban kecelakaan yang bisa terjadi dimana saja termasuk di sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan (P3K) terutama di sekolah. Kegiatan edukasi P3K menggunakan ceramah, diskusi, lembar leaflet serta demonstrasi. Peserta pelatihan adalah 35 siswa SMPN 5 Meurebo Peunaga Ujong Kabupaten Aceh Barat. Materi yang disampaikan meliputi bantuan hidup dasar, pertolongan pertama keracunan, tersedak dan alergi, perawatan luka serta evakuasi korban kecelakaan. Demonstrasi menggunakan media audio visual dan evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner yang diberikan di awal dan akhir kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan sebelum diberikan edukasi P3K 71% siswa memiliki pengetahuan rendah dan 29% siswa berpengetahuan sedang. Setelah diberikan pendidikan dan demonstrasi P3K terjadi peningkatan pengetahuan yaitu 34% siswa memiliki pengetahuan sedang dan 66% siswa berpengetahuan tinggi. Edukasi P3K bagi siswa siswa SMPN 5 Meurebo Peunaga Ujong Kabupaten Aceh Barat dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama. Anak sekolah menengah pertama diharapkan dapat berperan sebagai first responder bagi korban kecelakaan yang terjadi di sekolah.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa peserta pengabdian memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi (66%) setelah diberikan pelatihan P3K.Pengetahuan yang memadai dapat mempengaruhi sikap seseorang dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan.Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka tentang cara memberikan bantuan pertama pada korban kecelakaan, tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam situasi darurat semacam itu.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas jangka panjang dari pelatihan P3K terhadap perilaku siswa dalam menghadapi situasi darurat di sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan P3K yang lebih interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah menengah pertama, dengan memasukkan simulasi kasus-kasus kecelakaan yang umum terjadi di lingkungan sekolah. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung pengetahuan dan keterampilan P3K siswa, melalui program edukasi yang melibatkan keluarga dan komunitas sekitar sekolah. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman dan responsif terhadap potensi risiko kecelakaan, serta meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat dan efektif.

Read online
File size1.95 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test