TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKJurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK

Penelitian ini mengkaji digitalisasi pendidikan dan tantangan literasi kritis di sekolah menengah, dengan fokus pada peran buku cetak, e-book, dan AI dalam pembelajaran. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru Bahasa Indonesia di SMK Negeri 5 Medan, didukung dokumentasi video dan kajian pustaka. Hasil menunjukkan buku cetak tetap dominan akibat keterbatasan fasilitas digital, sementara e-book dan AI kurang optimal karena kesenjangan infrastruktur serta kekhawatiran guru terhadap dampak negatifnya. Literasi siswa rendah dan lebih efektif ditingkatkan via metode konvensional seperti membaca bergilir, daripada media digital yang rawan penyalahgunaan. Digitalisasi memperlebar ketimpangan, hanya menguntungkan sekolah berfasilitas lengkap, sehingga peran pemerintah krusial untuk pemerataan sarana. Penggunaan AI oleh siswa berisiko melemahkan berpikir kritis melalui ketergantungan jawaban instan. Kesimpulannya, pendidikan digital perlu keseimbangan antara teknologi dan metode tradisional, didukung pelatihan guru serta kebijakan inklusif untuk literasi kritis dan pembelajaran setara di Indonesia.

Penelitian ini menggambarkan paradoks digitalisasi pendidikan di SMK Negeri 5 Medan.potensi kemajuan yang terhambat oleh kesenjangan infrastruktur dan kekhawatiran terhadap AI.Guru menunjukkan adaptasi kreatif melalui metode konvensional, tetapi peran pemerintah dalam pemerataan fasilitas menjadi kunci untuk mengurangi disparitas.Pendidikan Bahasa Indonesia perlu menyeimbangkan tradisional dan digital, dengan pelatihan guru untuk memanfaatkan AI secara bertanggung jawab.Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi intervensi seperti program pilot AI di sekolah vokasi, guna memastikan teknologi mendukung, bukan menghambat, pembentukan generasi literat dan kritis di Indonesia.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara sekolah dengan fasilitas digital lengkap dan sekolah dengan fasilitas terbatas untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran digital dan dampaknya terhadap literasi siswa. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut bagaimana guru mengintegrasikan AI dalam pembelajaran dan tantangan yang dihadapi, serta mengembangkan model pelatihan guru yang efektif dalam pemanfaatan AI. Ketiga, penelitian eksperimen dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai metode pembelajaran yang menggabungkan teknologi dan pendekatan tradisional dalam meningkatkan literasi kritis siswa, dengan mempertimbangkan karakteristik siswa dan konteks sekolah yang berbeda. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana digitalisasi pendidikan dapat dioptimalkan untuk meningkatkan literasi kritis siswa di Indonesia, serta mengembangkan strategi yang tepat untuk mengatasi kesenjangan digital dan memastikan pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas.

  1. PISA 2018 Results (Volume I) | OECD. pisa results volume oecd skip main content students know report... oecd.org/en/publications/pisa-2018-results-volume-i_5f07c754-en.htmlPISA 2018 Results Volume I OECD pisa results volume oecd skip main content students know report oecd en publications pisa 2018 results volume i 5f07c754 en html
Read online
File size682 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test