UNMUNM

HomeECHomeEC

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan; (1) mengetahui proses pengembangan media video pembelajaran pembuatan kue dari sugar dough untuk siswa kelas XI pada Mata Pelajaran Produk Pastry dan Bakery di SMK Negeri 2 Gowa. (2) mengetahui kelayakan video pembelajaran pembuatan kue dari sugar dough. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 2 Gowa. Pengumpulan data melalui metode dokumentasi, observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran video pembuatan Sugar Dough melalui tahapan: (1) menganalisis kondisi awal dan kebutuhan pembelajaran; (2) tahapan desain dan membuat media pembelajaran; (3) validasi oleh ahli materi dan ahli media; (4) implementasi produk pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar; (5) tahapan evaluasi dan finalisasi produk. Kualitas media pembelajaran dinyatakan sangat valid oleh validator ahli media dengan nilai 94,86% dan ahli materi dengan nilai 83,03%. Kelayakan video pembelajaran yang diperoleh melalui angket uji coba memperoleh nilai 89,19% pada uji coba skala kecil dan 91,68 pada tahap uji coba skala besar sehingga dapat dikatakan efektif untuk digunakan dalam mata pelajaran produk bakery & pastry.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan.(1) Tahapan pengembangan media pembelajaran video pembuatan kue dari sugar dough pada mata pelajaran produk pastry & bakery di SMK Negeri 2 Gowa menggunakan model pengembangan ADDIE, meliputi analisis awal, desain, development, implementasi, dan evaluasi.(2) Video pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh validator ahli media (94,86%) dan ahli materi (83,03%).Uji coba skala kecil (89,19%) dan skala besar (91,68%) menunjukkan kelayakan media untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mata pelajaran produk pastry & bakery.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan elemen interaktif seperti kuis atau simulasi dalam video pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi siswa. Kedua, peneliti dapat membandingkan efektivitas media video dengan metode pembelajaran lain seperti demonstrasi langsung atau modul cetak dalam konteks mata pelajaran serupa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap peningkatan kompetensi siswa dalam bidang pastry & bakery. Selain itu, peneliti juga dapat mengevaluasi pengaruh faktor seperti durasi video, kecepatan penyampaian, atau penggunaan bahasa lokal terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini juga bisa dikembangkan dengan memperluas cakupan ke sekolah-sekolah lain atau program keahlian berbeda. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi teknologi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR) untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih realistis. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran untuk topik lain dalam kurikulum pastry & bakery, seperti teknik dekorasi atau pengelolaan bahan baku. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran guru dalam mendampingi penggunaan media video, termasuk pelatihan tambahan yang diperlukan. Penelitian ini juga bisa melibatkan partisipasi industri untuk memastikan relevansi konten dengan kebutuhan dunia kerja.

Read online
File size196.3 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test