UNMUNM

HomeECHomeEC

Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui: (1) proses pengembangan video pembelajaran pembuatan lumpia isian tempe pada mata kuliah pengolahan makanan oriental. (2) kelayakan video pembelajaran pembuatan lumpia isian tempe pada mata kuliah pengolahan makanan oriental. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subyek penelitian ini adalah mahasiswa konsentrasi tata boga jurusan PKK FT UNM. Pengumpulan data melalui metode observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran video pembuatan lumpia isian tempe tahapan: (1) menganalisis kondisi awal dan analisis media pembelajaran; (2) desain dan membuat media pembelajaran meliputi rancangan pra produksi, produksi, dan pasca produksi; (3) perkembangan melakukan validasi ahli materi dan validasi ahli media; (4) implementasi produk melakukan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar; (5) evaluasi dan finalisasi produk. Kualitas media pembelajaran dinyatakan sangat valid oleh validator ahli media dengan nilai 92,50% dan ahli materi dengan nilai 99,47%. Kelayakan video pembelajaran yang diperoleh melalui angket uji coba memperoleh nilai 88,32% uji coba kelompok kecil dan 93,62% pada tahap uji coba kelompok besar sehingga dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam mata kuliah pengolahan makanan oriental.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran video pembuatan lumpia isian tempe menggunakan model ADDIE berhasil menghasilkan produk yang sangat valid.Validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan kualitas yang tinggi.Video pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa, terbukti dari hasil uji coba yang menunjukkan tingkat kelayakan yang baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video dapat menjadi alternatif efektif dalam pembelajaran makanan oriental.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas video pembelajaran ini dalam konteks pendidikan jarak jauh atau blended learning. Kedua, penelitian dapat mengkaji pengaruh elemen interaktif dalam video pembelajaran, seperti simulasi atau pertanyaan langsung, terhadap peningkatan pemahaman mahasiswa. Ketiga, studi lanjutan dapat membandingkan kinerja video pembelajaran dengan metode pembelajaran tradisional lainnya, seperti demonstrasi langsung atau modul cetak, untuk menentukan keunggulan masing-masing pendekatan. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pilihan metode pembelajaran dan meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di mata kuliah pengolahan makanan oriental.

Read online
File size235.19 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test