UMUM
Jurnal Pendidikan Sejarah IndonesiaJurnal Pendidikan Sejarah IndonesiaPembelajaran sejarah menuntut guru untuk selalu berperan aktif untuk melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran memberikan dampak baik bagi perkembangan kesadaran dan pengetahuan sejarah dalam diri siswa. Dalam hal ini, outdoor learning menjadi salah satu kunci untuk dapat melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran melalui pengamatan langsung. Tak ayal dalam praktiknya, outdoor learning masih sering dianggap sebagai pembelajaran di luar kelas berkedok tamasya. Siswa yang telah terbiasa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran secara terstuktur di kelas akan sulit beradaptasi pada pembelajaran di luar kelas. Kurangnya arahan dari guru juga menjadi faktor terpenting kegagalan pembelajaran outdoor learning. Sehingga, tujuan pembelajaran tidak dapat tercapai secara maksimal. Oleh karena itu, metode pembelajaran outdoor learning perlu dikembangkan lebih lanjut untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Melalui artikel ini, penulis berusaha mengembangkan metode pembelajaran outdoor learning berbasis AFTER (Apperception, Field-Trip, Evaluation, and Reflection). Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan oleh Dick and Carey yang mencakup 10 tahapan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 4 sintaks dalam model pembelajaran AFTER, yang meliputi Apperception, Field-Trip, Evaluation, and Reflection. Model pembelajaran AFTER diharapkan dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode outdoor learning dengan baik agar tujuan pembelajaran sejarah dapat tercapai secara maksimal.
Pembelajaran sejarah dengan metode outdoor learning memerlukan struktur yang jelas untuk meningkatkan keterlibatan siswa.Model AFTER (Apperception, Field-Trip, Evaluation, Reflection) berhasil meningkatkan pemahaman sejarah melalui pengamatan langsung dan refleksi.Namun, adaptasi siswa terhadap pembelajaran di luar kelas masih menjadi tantangan utama yang perlu diperbaiki.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan teknologi digital dalam model AFTER untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Selain itu, studi tentang efektivitas model ini pada periode sejarah yang berbeda seperti masa kolonial atau era modern dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian perlu mengembangkan pendekatan evaluasi berbasis AI untuk meningkatkan akurasi penilaian hasil belajar siswa.
- Study Historical: Pemanfaatan Situs Makam Dinger Era Kolonial di Kota Batu sebagai Sumber Belajar Berbasis... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/KAGANGA/article/view/6157Study Historical Pemanfaatan Situs Makam Dinger Era Kolonial di Kota Batu sebagai Sumber Belajar Berbasis journal ipm2kpe index php KAGANGA article view 6157
- MODEL PERMAINAN AKTIVITAS LUAR KELAS UNTUK MENGEMBANGKAN RANAH KOGNITIF, AFEKTIF, DAN PSIKOMOTORIK SISWA... journal.uny.ac.id/index.php/jolahraga/article/view/6230MODEL PERMAINAN AKTIVITAS LUAR KELAS UNTUK MENGEMBANGKAN RANAH KOGNITIF AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK SISWA journal uny ac index php jolahraga article view 6230
- "Pengaruh Model Outdoor Learning terhadap Pemahaman Sejarah Mahasiswa P" by Nilan Loliyana,... citeus.um.ac.id/jptpp/vol4/iss6/16Pengaruh Model Outdoor Learning terhadap Pemahaman Sejarah Mahasiswa P by Nilan Loliyana citeus um ac jptpp vol4 iss6 16
| File size | 496.68 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UMUM Penerapan PjBL berkontribusi pada pembentukan cara berpikir reflektif dan kritis siswa dalam memahami berbagai perspektif historis. Karakteristik PjBLPenerapan PjBL berkontribusi pada pembentukan cara berpikir reflektif dan kritis siswa dalam memahami berbagai perspektif historis. Karakteristik PjBL
UMUM Oleh karena itu, pembelajaran sejarah perlu diarahkan menjadi ruang reflektif dan kontekstual yang tidak hanya menumbuhkan pemahaman historis, tetapi jugaOleh karena itu, pembelajaran sejarah perlu diarahkan menjadi ruang reflektif dan kontekstual yang tidak hanya menumbuhkan pemahaman historis, tetapi juga
UMUM Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs ini memiliki potensi yang signifikan sebagai materi sejarah lokal berwawasan kebangsaan karena mengandung nilai-nilaiHasil penelitian menunjukkan bahwa situs ini memiliki potensi yang signifikan sebagai materi sejarah lokal berwawasan kebangsaan karena mengandung nilai-nilai
STAI YPBWISTAI YPBWI Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas II SMA Antariksa Surabaya. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara untuk mengidentifikasi alasan siswaSampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas II SMA Antariksa Surabaya. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara untuk mengidentifikasi alasan siswa
STAI YPBWISTAI YPBWI Hermeneutik yang tidak terkait dengan tafsir para ulama akan menimbulkan penafsiran keluar konteks serta implikasi buruk seperti perubahan hukum yang berujungHermeneutik yang tidak terkait dengan tafsir para ulama akan menimbulkan penafsiran keluar konteks serta implikasi buruk seperti perubahan hukum yang berujung
STAI YPBWISTAI YPBWI Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data terkait keaktifan siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswaMetode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data terkait keaktifan siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Manshubat Al-Asma berdasarkan irab dalam kitab jurumiyah karya Syekh Muhammad Ibn Daud Shonhaji terdapat pada Maful Bih, Mashdar, Dzaraf Zaman dan Makan,Manshubat Al-Asma berdasarkan irab dalam kitab jurumiyah karya Syekh Muhammad Ibn Daud Shonhaji terdapat pada Maful Bih, Mashdar, Dzaraf Zaman dan Makan,
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Semua ini dibutuhkan kesadaran yang tumbuh dari tenaga pengajar sebagai manifestasi dari tujuan pendidikan Nasional. Untuk mewujudkan tujuan pendidikanSemua ini dibutuhkan kesadaran yang tumbuh dari tenaga pengajar sebagai manifestasi dari tujuan pendidikan Nasional. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan
Useful /
UMUM Model Ready (Reading History) merupakan sebuah paradigma baru dalam pembelajaran sejarah yang ingin menumbuhkan kemampuan historical literacy siswa. HistoricalModel Ready (Reading History) merupakan sebuah paradigma baru dalam pembelajaran sejarah yang ingin menumbuhkan kemampuan historical literacy siswa. Historical
UMUM Dengan menempatkan bahasa Mandailing sebagai medium pedagogis yang sah, mengintegrasikan nilai-nilai etik lokal sebagai fondasi kurikulum, dan membangunDengan menempatkan bahasa Mandailing sebagai medium pedagogis yang sah, mengintegrasikan nilai-nilai etik lokal sebagai fondasi kurikulum, dan membangun
UMUM E-modul sejarah yang dikembangkan efektif dalam menanamkan nilai kepahlawanan dan kesadaran sejarah peserta didik. E-modul ini mudah diakses dan sesuaiE-modul sejarah yang dikembangkan efektif dalam menanamkan nilai kepahlawanan dan kesadaran sejarah peserta didik. E-modul ini mudah diakses dan sesuai
JIEMAPJIEMAP Sementara itu, komitmen organisasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja manajerial. Secara keseluruhan, model penelitian mampu menjelaskanSementara itu, komitmen organisasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja manajerial. Secara keseluruhan, model penelitian mampu menjelaskan