UISUUISU

Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera UtaraIbnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Sepsis masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, dengan perburukan klinis dini yang sering terjadi dalam beberapa jam pertama setelah presentasi ke instalasi gawat darurat (IGD). Penelitian kohort retrospektif ini mengevaluasi hubungan antara shock index saat masuk dengan luaran klinis awal pada 200 pasien dewasa dengan sepsis di IGD, yang didefinisikan secara operasional sebagai qSOFA ≥2 dengan dugaan infeksi, yang datang antara Januari dan Desember 2025. Shock index saat masuk dihitung dari tanda vital triase dan dianalisis sebagai variabel kontinu dengan skala peningkatan 0,1 unit. Luaran klinis awal dalam 24 jam meliputi mortalitas, kebutuhan vasopresor, dan perawatan ICU/HCU. Analisis regresi logistik bivariat dan multivariat serta analisis kurva ROC dilakukan. Rerata shock index adalah 0,92 ± 0,27. Shock index yang lebih tinggi secara independen berhubungan dengan peningkatan risiko mortalitas (AOR 1,41; 95% CI 1,24–1,61; p=0,001) dan kebutuhan vasopresor (AOR 1,38; 95% CI 1,21–1,58; p=0,001). Shock index menunjukkan kemampuan diskriminasi yang dapat diterima untuk mortalitas (AUC=0,721) dan kebutuhan vasopresor (AUC=0,718), dengan nilai cut-off optimal SI ≥0,95. Tidak ditemukan hubungan bermakna dengan perawatan ICU/HCU (p=0,222). Shock index saat masuk dapat menjadi indikator bedside sederhana untuk stratifikasi risiko dini pada pasien sepsis di IGD.

Shock index saat masuk dapat menjadi indikator bedside sederhana untuk stratifikasi risiko dini pada pasien sepsis di IGD.

Apakah penggunaan shock index dapat diterapkan secara efektif di fasilitas kesehatan primer dengan kasus sepsis yang lebih ringan? Bagaimana pengaruh penambahan parameter seperti laktat serum dan skor SOFA terhadap akurasi prediksi shock index dalam menentukan kebutuhan vasopresor? Apakah cut-off shock index yang diidentifikasi dalam penelitian ini dapat divalidasi di populasi yang lebih luas dengan berbagai tingkat keparahan sepsis?.

  1. Diagnostic Accuracy of Triage Shock Index in Predicting Hyperlactatemia in Patients With Sepsis in the... cureus.com/articles/386138-diagnostic-accuracy-of-triage-shock-index-in-predicting-hyperlactatemia-in-patients-with-sepsis-in-the-emergency-departmentDiagnostic Accuracy of Triage Shock Index in Predicting Hyperlactatemia in Patients With Sepsis in the cureus articles 386138 diagnostic accuracy of triage shock index in predicting hyperlactatemia in patients with sepsis in the emergency department
  2. Shock Indices as Predictors of Outcomes in Emergency Department Patients With Emergency Severity Index... cureus.com/articles/359129-shock-indices-as-predictors-of-outcomes-in-emergency-department-patients-with-emergency-severity-index-level-3Shock Indices as Predictors of Outcomes in Emergency Department Patients With Emergency Severity Index cureus articles 359129 shock indices as predictors of outcomes in emergency department patients with emergency severity index level 3
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... ccforum.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13054-023-04593-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site ccforum biomedcentral articles 10 1186 s13054 023 04593 5
Read online
File size393.18 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test