IKIPIKIP

Prosiding Seminar Nasional Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati DenpasarProsiding Seminar Nasional Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

Pandemi Covid-19 mengajarkan bahwa nilai-nilai kebangsaan menjadi modal utama dalam upaya penanggulangan covid-19. Munculnya intoleransi dan sikap diskriminatif menjadikan kelemahan untuk mewujudkan Negara yang terbebas dari covid-19. Semestinya kebijakan-kebijakan yang selaras dan harmonis dengan nilai-nilai Pancasila menjadikan modal utama dalam penanggulangan covid-19. Sehingga perlu disikapi tentang bagaimana membangun karakter toleransi terkait integrasi kebhinekaan di masa pandemic covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif lebih menekankan pada pengamatan fenomena dan lebih meneliti ke subtansi makna dari fenomena tersebut.

Kehidupan bermasyarakat tidak dapat terlepas dari sikap menghargai yang diwujudkan dalam karakter toleransi.Sikap intoleran dapat berdampak buruk terhadap kehidupan bernegara terutama di negara majemuk seperti Indonesia ini.Antisipasi terhadap perilaku intoleran harus diwujudkan dalam aturan yang tegas terhadap sanksi yang diberikan kepada pelaku-pelaku intoleran tersebut.

Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi dampak penggunaan media sosial terhadap sikap toleransi masyarakat selama pandemi, karena platform digital sering menjadi wadah penyebaran informasi yang memicu intoleransi. Selain itu, pentingnya meneliti peran pendidikan karakter dalam membentuk generasi muda yang mampu menjaga integrasi kebhinekaan melalui pendekatan interaktif dan inklusif. Terakhir, perlu dilakukan studi komparatif antara kebijakan pemerintah daerah dalam menangani isu keagamaan selama pandemi untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara nasional.

Read online
File size251.93 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test