UNMAUNMA

Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio KeagamaanKaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan

Di era modern ini, toleransi beragama sangat diperlukan guna menciptakan bangsa yang rukun dan tentram ditengah keragaman agama masyarakat Indonesia. Ekstrakurikuler IRMA adalah organisasi Rohani Islam di sekolah yang diharapkan sebagai sarana yang efektif untuk menanamkan sikap toleransi beragama siswa. Kegiatan ekstrakurikuler IRMA mendukung intrakurikuler keagamaan dengan memberikan pendidikan, pembinaan dan pengembangan potensi siswa/siswi muslim agar menjadi insan beriman, bertaqwa kepada Allah SWT. dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan ekstrakurikuler Ikatan Remaja Masjid (IRMA) terhadap sikap toleransi beragama siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis, dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas kegiatan ekstrakurikuler IRMA memiliki dampak yang cukup baik dalam menumbuhkan toleransi beragama siswa, hal ini ditunjukan dengan adanya sikap: 1) Mengakui hak setiap orang, 2) Menghormati keyakinan orang lain, 3) Agree in disagrement, 4) Saling mengerti.

Program ekstrakurikuler IRMA dalam menumbuhkan sikap toleransi beragama siswa di SMA Negeri 14 Bandung terdiri dari program harian, program mingguan, program bulanan, program semesteran dan program tahunan.Sikap siswa SMA Negeri 14 Bandung yang terbentuk setelah mengikuti program ekstrakurikuler IRMA adalah terbentuknya sikap toleransi beragama tehadap para siswa di SMA Negeri 14 Bandung.

Penelitian selanjutnya dapat membandingkan efektivitas program ekstrakurikuler IRMA dengan program ekstrakurikuler lain yang berbasis nilai moral dalam menumbuhkan sikap toleransi beragama, sehingga dapat diketahui faktor-faktor penguat atau penghambat utama. Selain itu, dilakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi keberlanjutan pengaruh IRMA terhadap sikap toleransi siswa selama beberapa tahun setelah lulusan, guna menilai dampak jangka panjang program tersebut. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran guru dan integrasi kurikulum formal dalam memperkuat efektivitas IRMA, misalnya dengan menguji model kolaboratif antara guru PAI dan pelatih IRMA dalam meningkatkan kualitas pendidikan toleransi.

Read online
File size255.52 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test