UNIMEDUNIMED

JURNAL PRESTASIJURNAL PRESTASI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan terhadap ketepatan shooting petanque jarak 6 meter pada atlet etanque Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 10 orang atlet yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes push up 1 menit untuk mengukur kekuatan otot lengan dan tes shooting jarak 6 meter untuk mengukur ketepatan shooting, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,518 dengan signifikansi (Sig.) 0,125. Nilai tersebut mengindikasikan adanya hubungan positif sedang antara kekuatan otot lengan dan ketepatan shooting, artinya semakin tinggi kekuatan otot lengan seorang atlet maka cenderung semakin baik pula ketepatan shooting yang dicapai. Akan tetapi, karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi ketepatan shooting, tetapi terdapat variabel lain yang juga berperan, seperti teknik melempar, konsentrasi, pengalaman, serta koordinasi gerak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan ketepatan shooting dalam olahraga petanque tidak cukup hanya melalui penguatan otot lengan, tetapi juga harus didukung oleh latihan teknik, konsentrasi, dan aspek koordinatif agar performa atlet lebih optimal.

Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,518 dengan signifikansi (Sig.Nilai tersebut mengindikasikan adanya hubungan positif sedang antara kekuatan otot lengan dan ketepatan shooting, artinya semakin tinggi kekuatan otot lengan seorang atlet maka cenderung semakin baik pula ketepatan shooting yang dicapai.Akan tetapi, karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik.Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi ketepatan shooting, melainkan terdapat variabel lain yang juga berperan, seperti teknik melempar, konsentrasi, pengalaman, serta koordinasi gerak.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan ketepatan shooting dalam olahraga petanque tidak cukup hanya melalui penguatan otot lengan, tetapi juga harus didukung oleh latihan teknik, konsentrasi, dan aspek koordinatif agar performa atlet lebih optimal.

Bagaimana pengaruh latihan teknik koordinasi motorik terhadap peningkatan ketepatan shooting petanque pada atlet usia muda?. Apa dampak konsentrasi mental yang didukung oleh latihan pernapasan terhadap stabilitas performa saat melempar jarak 6 meter?. Bagaimana sinergi antara kebugaran fisik ringan, seperti push-up, dengan latihan teknik visual-motor untuk memaksimalkan akurasi pada setiap lemparan petanque?.

Read online
File size107.82 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test