POLINDRAPOLINDRA

Jurnal Teknologi Terapan (JTT)Jurnal Teknologi Terapan (JTT)

Setiap komponen mesin memiliki daya tahan yang dapat menurun dan mengalami keausan karena gesekan secara terus menerus. Metode thermal spray merupakan salah satu alternatif rekayasa material yang dapat digunakan. Jenis thermal spray yang sering dijumpai dalam industri ialah Arc Spray. Namun, pada pelapisan ini memiliki kendala yaitu terjadi pengelupasan logam pelapis dengan substrate. Dalam penelitian ini, diambil salah satu variabel yang memiliki andil dalam mengelupasnya lapisan pelapis. Variabel yang dibandingkan ialah jumlah ketebalan lapisan bounding dan coating sebesar 1 mm dengan persentase 50% : 50% dan 30% : 70%. Variasi lainnya yang digunakan ialah tekanan gas sebesar 2 Bar, 3 Bar dan 4 Bar pada proses rebuild-up material AISI 1045. Spesimen dengan persentase ketebalan 30% : 70% memiliki perbedaan nilai kuat tarik yang signifikan dibanding dengan persentase ketebalan 50% : 50% dengan selisih rata – rata 5,02 MPa; 4,8975 MPa dan 3,29 MPa pada spesimen dengan tekanan gas 2 bar; 3 bar; 4 bar. Dimana pengaruh persentase ketebalan bound coat dan top coat memiliki persentase pengaruh sebesar 21,12% pada masing – masing lapisannya. Seiring peningkatan tekanan gas menghasilkan nilai kerekatan yang lebih tinggi sebab semakin tinggi gas, semakin kecil porositas yang dapat dibuktikan dalam uji mikrostruktur.

Berdasarkan analisa dan pembahasan dari data hasil pengujian SEM-EDX dan pull off test yang diolah menggunakan metode ANOVA one way mengenai pengaruh variasi tekanan gas dan persentase ketebalan lapisan bounding dan coating pada proses rebuild-up material AISI 1045 dengan metode Arc Spray dimana menggunakan tekanan gas 2 bar.3 bar dan 4 bar dan persentase boundcoat.Maka dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa.Hasil uji Pull off menunjukkan peningkatan kuat tarik yang signifikan pada spesimen yang menggunakan persentase lapisan 30%.70% dengan selisih rata – rata 5,02 MPa.4,8975 MPa dan 3,29 MPa lebih besar pada spesimen bertekanan gas 2 bar.Hasil uji Pull off pada setiap spesimen menunjukkan peningkatan kuat tarik yang tidak signifikan namun tetap berbanding lurus dengan naiknya tekanan gas.Hasil uji SEM-EDX menunjukkan semakin tebal lapisan bound coat menyebabkan tingkat porositas yang semakin meningkat.Hasil uji SEM-EDX menunjukkan semakin tinggi tekanan gas menyebabkan penurunan tingkat porositas.

Masih terdapat kekurangan dalam penelitian ini, dimana nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan pada penelitian selanjutnya. Penulis menyarankan untuk menambahkan variasi tekanan gas hingga mencapai tekanan 7 bar agar pengaruh dari variasi tekanan gas dapat terlihat lebih detail dan optimal. Sebaiknya menggunakan spesimen uji yang permukaannya rata demi memaksimalkan hasil dari pengujian Pull off test. Perlu adanya perhatian lebih detail dan advance lagi terkait penggunaan lem untuk Pull off test agar dapat meminimalisir glue fail dan menghasilkan hasil yang lebih optimal. Selain itu, perlu dilakukan pengujian mekanik lainnya seperti bending test, wear resistence test, hardness test, pengamatan morfologi permukaan coating dan uji porositas dengan cara menimbang massa spesimen sebelum dan sesudah direndam dengan aquades untuk mendapatkan data hasil pengujian yang lebih banyak, sehingga bisa dijadikan perbandingan pada proses analisa.

Read online
File size631.92 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test