IBRAHIMYIBRAHIMY
Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu PerikananUdang merupakan salah satu bahan pangan yang tergolong dalam olahan yang bersifat perishable food atau disebut pula dengan kemunduran mutu, sehingga diperlukan upaya penanganan dan pengolahan yang tepat untuk meminimalisir adanya aktivitas beberapa bakteri pathogen. Prosedur penanganan yang berkaitan dengan hal tersebut dikenal dengan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) yang mana di dalamnya mencakup tentang penerapan sanitasi hygiene dengan sebutan Standard Sanitation Operating Procedure (SSOP). Penerapan SSOP dalam suatu industri pangan ataupun perikanan berguna sebagai parameter kualitas mutu dari produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SSOP yang dilakukan di PT. Tri Mitra Makmur Kabupaten Situbondo yang notabene adalah suatu industri pangan besar dengan pelaksanaanya pada tanggal Juli - September 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan data primer dan sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan observasi mengikuti secara langsung seluruh alur proses yang dimulai dengan penerimaan bahan baku hingga pemuatan dan wawancara. Hasil yang didapat, 7 dari 8 kunci yang dimulai dengan 1.) Keamanan Air dan Es, 2.) Permukaan Kontak Bahan Pangan, 3.) Pencegahan Kontaminasi Silang, 4.) Tempat Cuci Tangan dan Toilet, 5.) Proteksi Bahan Kontaminan, 6.) Pelabelan, Penyimpanan, dan Penanganan Toksin, 7.) Kesehatan Pegawai, 8.) Pengendalian Hama sudah terlaksana, tetapi sedikit kendala pada kunci tempat cuci tangan dan toilet. Hal ini terjadi karena tidak sesuainya jumlah toilet yang di ada dengan jumlah karyawan yang bekerja. Kendala tersebut dapat mempengaruhi produk karena adanya kontaminasi hingga akan menurunkan kualitas dari produktivitas unit pengolahan pangan.
Penerapan SSOP pada pengolahan udang breaded di PT.Tri Mitra Makmur secara umum telah dilaksanakan dengan cukup baik pada tujuh dari delapan kunci sanitasi.Kendala utama terdapat pada ketersediaan fasilitas tempat cuci tangan dan toilet yang tidak sebanding dengan jumlah karyawan.Perlu dilakukan penambahan fasilitas toilet untuk meningkatkan keefektifan sanitasi dan menjaga kualitas produk.
Pertama, perlu diteliti bagaimana peningkatan rasio toilet terhadap jumlah karyawan memengaruhi kepatuhan sanitasi dan kualitas produk secara langsung di unit pengolahan pangan skala besar. Kedua, perlu dikaji efektivitas penggunaan alat pelindung diri secara ketat dalam mencegah kontaminasi silang pada proses pengolahan udang breaded di lingkungan produksi yang padat karyawan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi sistem pergantian dan pemeliharaan alat pengendali hama secara berkala, terutama dalam kondisi musiman seperti musim lalat atau tikus, untuk menjamin keberlanjutan program sanitasi yang optimal. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan dasar ilmiah dalam menyusun standar operasional sanitasi yang lebih adaptif dan responsif terhadap kondisi riil di lapangan, khususnya pada industri perikanan berbasis ekspor yang menuntut kualitas tinggi. Temuan dari studi-studi tersebut juga dapat digunakan untuk menyempurnakan pelaksanaan SSOP agar tidak hanya memenuhi standar teknis tetapi juga kontekstual dengan kapasitas dan dinamika tenaga kerja. Dengan demikian, keamanan pangan dan efisiensi operasional dapat dicapai secara bersamaan. Riset lanjutan sebaiknya dilakukan secara longitudinal untuk melihat dampak jangka panjang dari intervensi sanitasi. Selain itu, perbandingan antar perusahaan sejenis dapat memberikan insight tentang praktik terbaik. Pendekatan ini akan memperkaya basis data dalam penerapan SSOP di industri perikanan Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara akademisi, industri, dan regulator untuk mendorong inovasi dalam manajemen sanitasi pangan.
| File size | 732.75 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IBRAHIMYIBRAHIMY Namun, terdapat kekurangan signifikan, terutama tidak adanya tanggal kedaluwarsa pada empat dari lima produk dan kurangnya informasi nutrisi pada tigaNamun, terdapat kekurangan signifikan, terutama tidak adanya tanggal kedaluwarsa pada empat dari lima produk dan kurangnya informasi nutrisi pada tiga
IBRAHIMYIBRAHIMY Kadar logam berat di stasiun melebihi ambang batas karena limbah limbah perusahaan dan kapal-kapal di pelabuhan setempat. Hasil penelitian tersebut diharapkanKadar logam berat di stasiun melebihi ambang batas karena limbah limbah perusahaan dan kapal-kapal di pelabuhan setempat. Hasil penelitian tersebut diharapkan
IBRAHIMYIBRAHIMY Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi minawisata di Kawasan Pesisir Desa Bondalem. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi minawisata di Kawasan Pesisir Desa Bondalem. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.
IBRAHIMYIBRAHIMY Thalassia hemprichii adalah tumbuhan spermatophyta yang tumbuh pada ekosistem perairan. Tumbuhan ini merupakan salah satu jenis lamun yang tersebar diThalassia hemprichii adalah tumbuhan spermatophyta yang tumbuh pada ekosistem perairan. Tumbuhan ini merupakan salah satu jenis lamun yang tersebar di
IBRAHIMYIBRAHIMY Metode penelitian ini memakai rancangan percobaan Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan yang terdiri dari 6 ekor ikan nila padaMetode penelitian ini memakai rancangan percobaan Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan yang terdiri dari 6 ekor ikan nila pada
IBRAHIMYIBRAHIMY Minyak hasil samping pengalengan ikan dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan produk sabun pembersih. Pre-treatment dengan metode filtrasi menggunakanMinyak hasil samping pengalengan ikan dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan produk sabun pembersih. Pre-treatment dengan metode filtrasi menggunakan
IBRAHIMYIBRAHIMY Sebanyak 30 ekor ikan diambil secara acak dari tangkapan menggunakan alat perangkap bubu. Pengambilan sampel ikan dilakukan pada puncak musim kemarau yaituSebanyak 30 ekor ikan diambil secara acak dari tangkapan menggunakan alat perangkap bubu. Pengambilan sampel ikan dilakukan pada puncak musim kemarau yaitu
IBRAHIMYIBRAHIMY Ketidakstabilan harga mengakibatkan ketidakpastian pendapatan, yang pada akhirnya memengaruhi motivasi dan intensitas kerja mereka. Saat harga nener tinggi,Ketidakstabilan harga mengakibatkan ketidakpastian pendapatan, yang pada akhirnya memengaruhi motivasi dan intensitas kerja mereka. Saat harga nener tinggi,
Useful /
IBRAHIMYIBRAHIMY Beberapa regulasi yang secara tersirat memberi perlindungan terhadap ikan pari antara lain UU Kelautan, UU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati, dan regulasiBeberapa regulasi yang secara tersirat memberi perlindungan terhadap ikan pari antara lain UU Kelautan, UU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati, dan regulasi
IBRAHIMYIBRAHIMY pada pakan berpengaruh nyata terhadap konversi pakan, laju pertumbuhan mutlak dan relatif. Perlakuan terbaik pada spesies Lactobacillus acidophilus denganpada pakan berpengaruh nyata terhadap konversi pakan, laju pertumbuhan mutlak dan relatif. Perlakuan terbaik pada spesies Lactobacillus acidophilus dengan
IBRAHIMYIBRAHIMY Kesesuaian kawasan untuk dimanfaatkan sebagai kawasan ekowisata bahari kategori mangrove untuk semua stasiun pada kondisi sesuai bersyarat. Daya dukungKesesuaian kawasan untuk dimanfaatkan sebagai kawasan ekowisata bahari kategori mangrove untuk semua stasiun pada kondisi sesuai bersyarat. Daya dukung
IBRAHIMYIBRAHIMY Pengambilan data parameter lingkungan menggunakan metode yang umum digunakan seperti PIT (Point Intersept Transect), UVC (Under Visual Census) dan wawancara.Pengambilan data parameter lingkungan menggunakan metode yang umum digunakan seperti PIT (Point Intersept Transect), UVC (Under Visual Census) dan wawancara.