UNIPASBYUNIPASBY

ABDIKES : Jurnal Pengabdian KesehatanABDIKES : Jurnal Pengabdian Kesehatan

Kecemasan adalah salah satu gangguan kejiwaan yang paling umum terjadi pada ibu hamil, bersalin maupun nifas. Kecemasan klinis saat hamil akan meningkatkan risiko depresi postpartum. Gangguan psikologis pada ibu akan berdampak pada ibu dan bayinya seperti BBLR, IUGR, prematuritas, hipertensi pada kehamilan, preeklamsi, dan diabetes melitus. Bidan adalah pemberi layanan utama secara komprehensif pada ibu termasuk layanan psikologis. Namun, bidan merasa kesulitan dalam upaya pencegahannya. Sehingga bidan perlu mendapat pelatihan tentang pengenalan dan psikoedukasi pada ibu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental maternal pada bidan dan bidan dapat mempraktikan psikoedukasi pada ibu sehingga dapat mencegah gangguan psikologis pada ibu. Metode pada kegiatan ini yaitu pemberian materi tentang pengetahuan dasar dan gangguan jiwa, teknik dasar konseling, psikoedukasi, dan kunjungan rumah oleh bidan, psikolog, dan dokter spesialis kedokteran jiwa setelah itu dilakukan roleplay tentang konseling dan psikoedukasi dan kegiatan terakhir adalah praktik psikoedukasi melalui kunjungan rumah pada ibu yang dibimbing oleh fasilitator. Hasil dari kegiatan ini yaitu 12 bidan yang mengikuti kegiatan ini, meningkat pengetahuan dan praktik tentang psikoedukasi pada ibu. Program ini akan berlanjut menjadi program psikoedukasi terintegrasikan pada pelayanan kesehatan ibu di puskesmas misanya pada kelas ibu hamil.

Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan bidan tentang kesehatan mental perinatal dan kemampuan mereka dalam mengimplementasikan psikoedukasi pada pelayanan kesehatan ibu.Peningkatan literasi kesehatan mental perinatal menjadi manfaat utama dari pelatihan ini, memungkinkan bidan memberikan pendekatan yang lebih komprehensif kepada ibu hamil.Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan terintegrasi dalam pelayanan kesehatan ibu di puskesmas, khususnya melalui kelas ibu hamil.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari pelatihan psikoedukasi ini terhadap penurunan angka gangguan psikologis pada ibu hamil dan pascapersalinan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul psikoedukasi yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan budaya lokal, serta menguji efektivitasnya dalam berbagai setting pelayanan kesehatan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas intervensi psikoedukasi yang diberikan oleh bidan dengan intervensi serupa yang diberikan oleh tenaga kesehatan mental profesional, guna mengidentifikasi peran optimal bidan dalam pelayanan kesehatan mental maternal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung implementasi program psikoedukasi yang lebih luas dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mental bagi ibu hamil dan pascapersalinan di Indonesia.

  1. A Randomized Controlled Trial of a Psycho‐Education Intervention by Midwives in Reducing Childbirth... doi.org/10.1111/birt.12136A Randomized Controlled Trial of a PsychoyAAAaEducation Intervention by Midwives in Reducing Childbirth doi 10 1111 birt 12136
Read online
File size478.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test