UNTAG SMDUNTAG SMD
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananAgrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananIdentifikasi Tingkat Serangan Hama Dan Penyakit Tanaman Jati (Tectona grandis Linn.F) Di Lokasi Hutan Rakyat Di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. Hama dan penyakit tanaman dapat menurunkan kualitas dan kuantitas tanaman, baik pada tanaman dan hasil tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuansi serangan (FS), untuk mengetahui intensitas serangan (IS) dan tindakan perawatan apabila diperlukan Di Lokasi Hutan Rakyat Di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian dilaksanakan Lokasi Hutan Rakyat Di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan ditemukan jenis hama tanaman jati rayap dan ulat hanya di beberapa tanaman jati di Hutan Rakyat di Desa Manunggal Jaya. Hasil penelitian frekuensi serangan sebesar 27,5%. Intensitas serangan hama dan penyakit tanaman tergolong rusak sedang (RS) dengan intensitas serangan 25,9%. Tanaman jati yang rusak kebanyakan disebabkan oleh pemangkasan yang kurang tepat. Frekuansi Serangan (FS) Tanaman jati di Desa Manunggal Jaya sebesar 27,5%. Intensitas Serangan (IS) Tanaman jati di Desa Manunggal Jaya sebesar 25,9% tergolong rusak sedang (RS). Hama dan penyakit tanaman jati teridentifikasi ulat dan rayap tergolong rusak sedang.
Frekuansi Serangan (FS) Tanaman jati di Desa Manunggal Jaya sebesar 27,5%.Intensitas Serangan (IS) Tanaman jati di Desa Manunggal Jaya sebesar 25,9% tergolong rusak sedang (RS).Hama dan penyakit tanaman jati teridentifikasi ulat dan rayap tergolong rusak sedang, tindakan perawatan yaitu dengan penjarangan untuk mengurangi kelembaban tanah diharapkan dapat mengurangi serangan hama dan penyakit tanaman.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi bagaimana variasi teknik pemangkasan memengaruhi tingkat serangan hama dan penyakit pada tanaman jati, sehingga dapat ditentukan metode pemangkasan yang paling efektif dalam mengurangi kerusakan (penelitian pertama). Selanjutnya, studi mengenai pengaruh kesuburan tanah dan manajemen kelembaban terhadap kejadian hama dan penyakit pada hutan rakyat dapat memberikan wawasan tentang faktor lingkungan yang memperburuk atau mengurangi serangan (penelitian kedua). Terakhir, pengembangan strategi pengendalian hama terpadu yang melibatkan agen hayati seperti musuh alami rayap dan ulat, serta praktik agronomi yang tepat, perlu diuji dalam skala komunitas untuk menilai keberlanjutan dan efektivitasnya (penelitian ketiga).
- Vol 21, No 1 (2022). https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis... ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG/issue/view/312Vol 21 No 1 2022 https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis ejurnal untag smd ac index php AG issue view 312
- Vol 24, No 2 (2025). oktober https agrifor v24i2 table contents articles identifikasi hambatan pengembangan... doi.org/10.31293/agrifor.v24i2Vol 24 No 2 2025 oktober https agrifor v24i2 table contents articles identifikasi hambatan pengembangan doi 10 31293 agrifor v24i2
- IDENTIFIKASI TINGKAT SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JATI (Tectona grandis Linn.F) DI LOKASI HUTAN... ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG/article/view/8848IDENTIFIKASI TINGKAT SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JATI Tectona grandis Linn F DI LOKASI HUTAN ejurnal untag smd ac index php AG article view 8848
| File size | 1.09 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAG SMDUNTAG SMD Koleksi tanaman obat seringkali berada di lahan pekarangan, kebun ataupun halaman rumah dan dikelola dengan baik. Tumbuhan obat juga berasal dari tumbuhanKoleksi tanaman obat seringkali berada di lahan pekarangan, kebun ataupun halaman rumah dan dikelola dengan baik. Tumbuhan obat juga berasal dari tumbuhan
UNTAG SMDUNTAG SMD Faktor kedua adalah dosis pupuk urea (N) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 0,0, 1,5, 3,0 dan 4,5 g. Hasil penelitian menunjukan tidak terjadi interaksiFaktor kedua adalah dosis pupuk urea (N) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 0,0, 1,5, 3,0 dan 4,5 g. Hasil penelitian menunjukan tidak terjadi interaksi
UNTAG SMDUNTAG SMD Porositas tanah memiliki status kurang baik dan baik, stabilitas agregat sangat mantap dan kurang mantap, permeabilitas agak lambat dan sedang, bulk densityPorositas tanah memiliki status kurang baik dan baik, stabilitas agregat sangat mantap dan kurang mantap, permeabilitas agak lambat dan sedang, bulk density
UNTAG SMDUNTAG SMD Dosis SP‑36 tidak memengaruhi umur berbunga dan panen, namun meningkatkan tinggi tanaman pada umur 30 dan 45 hari dan berat buah. Dosis KCl meningkatkanDosis SP‑36 tidak memengaruhi umur berbunga dan panen, namun meningkatkan tinggi tanaman pada umur 30 dan 45 hari dan berat buah. Dosis KCl meningkatkan
UNTAG SMDUNTAG SMD Proporsi pengeluaran pangan tertinggi dalam rumah tangga petani di daerah transmigrasi adalah pengeluaran rokok dengan rata-rata Rp. Tingginya pengeluaranProporsi pengeluaran pangan tertinggi dalam rumah tangga petani di daerah transmigrasi adalah pengeluaran rokok dengan rata-rata Rp. Tingginya pengeluaran
UNTAG SMDUNTAG SMD Industri tahu dalam setiap produksinya menghasilkan limbah cair tahu yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, apabila tidak dilakukan pengolahan terlebihIndustri tahu dalam setiap produksinya menghasilkan limbah cair tahu yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, apabila tidak dilakukan pengolahan terlebih
UNTAG SMDUNTAG SMD Pada Getah nangka nilai R=7, H= 1,88 , E=0,55, Getah Pepaya memiliki nilai R=7,10 H=3,30 E=0,98 serta getah jarak memiliki nilai R=7,05, H=2, E=0,97. StatusPada Getah nangka nilai R=7, H= 1,88 , E=0,55, Getah Pepaya memiliki nilai R=7,10 H=3,30 E=0,98 serta getah jarak memiliki nilai R=7,05, H=2, E=0,97. Status
UNILAUNILA Penelitian ini dirancang dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 3 kelompok dan 6 perlakuan. Ketinggian sebagai kelompok terdiri dari 124 m, 118 m, dan 116Penelitian ini dirancang dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 3 kelompok dan 6 perlakuan. Ketinggian sebagai kelompok terdiri dari 124 m, 118 m, dan 116
Useful /
UNTAG SMDUNTAG SMD Dengan memanfaatkan mikroba, biomassa dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana selama proses konversi, sehingga meningkatkan potensinya sebagai pupukDengan memanfaatkan mikroba, biomassa dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana selama proses konversi, sehingga meningkatkan potensinya sebagai pupuk
UNTAG SMDUNTAG SMD Minyak kemiri sebagai hasil hutan bukan kayu, dapat diekstraksi menggunakan destilasi, soxhletasi dan pres mekanis. Minyak kemiri memiliki berat jenisMinyak kemiri sebagai hasil hutan bukan kayu, dapat diekstraksi menggunakan destilasi, soxhletasi dan pres mekanis. Minyak kemiri memiliki berat jenis
UMMUMM Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang kebijakan saat ini dan dampaknya terhadap industri perbankan di Indonesia. PemilihanSecara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang kebijakan saat ini dan dampaknya terhadap industri perbankan di Indonesia. Pemilihan
UNILAUNILA Analisis data menggunakan metode deskriptif dan Scenic Beauty Estimation (SBE). Hasil menunjukkan bahwa potensi dan daya tarik wisata mangrove meliputiAnalisis data menggunakan metode deskriptif dan Scenic Beauty Estimation (SBE). Hasil menunjukkan bahwa potensi dan daya tarik wisata mangrove meliputi